Museum Sunan Giri, Gresik

0 209

Museum Sunan Giri terletak di Jl. Pahlawan No. 24 Kelurahan Tlogo Bendung, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, atau tepat berada di depan Taman Makam Pahlawan Kabupaten Gresik. Meski terletak di lokasi yang strategis, namun bagi orang luar Gresik akan kesulitan untuk menemukan museum ini. Hal ini dikarenakan bangunan museum yang berukuran kecil dan berada di sudut pelataran parkir kawasan wisata religi Maulana Malik Ibrahim.

Museum ini dinamakan Museum Sunan Giri, tidak lain adalah untuk mengenang seorang tokoh ulama kharismatik modernis untuk ukuran saat ini, yang mampu membawa Gresik sebagai kerajaan Islam, kota bandar dagang, pusat budaya pesisir dan pusat pendidikan Islam melalui pesantren. Sunan Giri mengandung pengertian yang tersembunyi. Sunan berasal dari kata “Susuhunan” artinya yang dijunjung tinggi, atau “Suhun” artinya dijunjung di atas kepala. Sedangkan Giri merupakan tempat dimana beliau menjadikannya sebagai pusat kegiatan baik agama, ekonomi, politik, sosial, maupun budaya.

Giri sebagai pusat pemerintahan di Gresik pada saat itu, ternyata disegani oleh kerajaan-kerajaan lain di Nusantara, bahkan internasional sepanjang masa kewalian (1487-1605 M), yaitu dari Jaka Samudara atau Raden Paku atau Sunan Giri atau Prabu Satmata atau Sultan Ainul Yaqin sampai Sunan Prapen.

Museum Sunan Giri Kabupaten Gresik diresmikan pada 17 Maret 2003 bersamaan dengan Hari Jadi Kota Gresik oleh Bupati Gresik Drs. K.H. Robbach Ma’sum, MM. Museum ini didirikan dengan dilatarbelakangi oleh besarnya tinggalan arkeologi dan sejarah yang ada di Kabupaten Gresik yang berada di alam maupun masyarakat, karena kala itu tidak ada pusat informasi dan edukasi tentang sejarah purbakala Kabupaten Gresik yang dapat memberikan informasi dan melindungi data sejarah purbakala yang dimiliki Kabupaten Gresik.

Hingga saat ini Museum Sunan Giri terus berbenah dan memperkaya koleksi yang baru berjumlah 50-an dari periode Klasik, perkembangan awal Agama Islam dan kolonial. Beberapa koleksi Museum Sunan Giri yang dipamerkan di 2 ruang pameran tetap yang dimilikinya, meliputi: Kaligrafi, Keris Kyai Kalamunyeng (Replika), Umpak, Bedug, Guci, Pelana Kuda, Piring Keramik, Kitab Khotbah Jumat, Al Qur’an Tulisan Tangan, Lumpang Batu, Lampu Gantung.

Source Museum Sunan Giri Museum Sunan Giri
Comments
Loading...