Museum Sonobudoyo Unit I Yogyakarta

0 36

Museum Sonobudoyo Unit I

Museum Sonobudoyo didirikan oleh Java Instituut, yaitu Yayasan Kebudayaan Jawa, Bali, Lombok, dan Madura pada masa kolonial yang anggotanya terdiri atas orang asing dan pribumi. Panitia perencana pendirian museum dibentuk pada tahun 1931 dengan anggota antara lain: Ir.Th. Karsten P.H.W. Sitsen, dan Koeperberg. Bangunan museum menggunakan tanah bekas “Shouten” hadiah dari Sri Sultan Hamengkubuwono VIII dan pembangunannya ditandai dengan candrasengkala memet “Buta Ngrasa Esthining Lata” yaitu tahun 1865 Jawa (tahun 1934 Masehi), terukir di “tebeng” yang letaknya di bagian atas gawangan pintu utama nDalem Ageng.

Sedangkan peresmian dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwana VIII pada hari Rabu Wage tanggal 9 Ruwah 1866 Jawa (6 Nopember 1935 Masehi) dengan ditandai candrasengkala memet “Kayu Winayang ing Brahmana Budha”, terukir pada dinding “regol” (gapura) Museum Sonobudoyo. Pada saat ini Museum Negeri Sonobudoyo merupakan Unit Pelaksana Teknis Daerah dari Dinas Kebudayaan DIY. Berdasarkan Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 42 Tahun 2008 Museum Negeri Sonobudoyo mempunyai tugas mengelola, mengembangkankoleksi, bimbingan edukatif, mendokumentasikan dan mempublikasikan benda-benda koleksi museum yang mempunyai nilai budaya dan ilmiah.

Museum Sonobudoyo sebagai museum provinsi kedepannya di harapkan akan menjadi gambaran dari fungsi museum dalam hal pelayanan dan optimalisasi Fungsi, dengan melihat potensi yang dimiliki, sehingga akan mempunyai prospek dan peluang untuk lebih dikembangkan dan ditingkatkan, dalam rangka menghadapi persaingan baik pada level Nasional maupun Internasional.

Source http://navigasi-budaya.jogjaprov.go.id http://navigasi-budaya.jogjaprov.go.id/heritage/museum/390
Comments
Loading...