Museum Rumah Sejarah Subang

0 93

Lokasi Museum Rumah Sejarah

Museum Rumah Sejarah terletak di Desa Kalijati Barat, Kecamatan Kalijati, Komplek Garuda E 25 Lanud Suryadarma, Jawa Barat.

Museum Rumah Sejarah

Museum Rumah Sejarah ini adalah bangunan tempat dilaksanakannya perjanjian kalijati5 yang dibangun pada tahun 1917. Awalnya tempat ini adalah rumah dinas tinggal untuk Perwira Staf yang bersekolah di sekolah penerbangan hindia belanda yang terletak di PU Kalijati. Tempat ini dulunya dijadikan sebagai lokasi tempat dilaksanakannya perjanjian Kalijati2, yaitu perjanjian bersejarah atas penyerahan kekuasaan dari tangan kedua penjajah yaitu dari tangan Belanda ke tangan Jepang.

Letnan Kolonen Pnb Ali BZE yang ketika itu menjabat sebagai Komandan dari Lanud Kalijati, meresmikan tempat ini menjadi “Museum Rumah Sejarah” pada tanggal 21 Juli 1986. Dengan ini kita dapat mengenang peristiwa bersejarah itu.

Sejak “Museum Rumah Sejarah” itu diresmikan puluhan tahun silam, ingatan akan peristiwa bersejarah itu khususnya dari para pelaku dan saksi perjuangan kemerdekaan di tanah air kembali terkenang. hal ini tersampaikan dengan diperingatinya akhir dari 60 tahun penjajahan Belanda yang telah menjajah Indonesia selama 350 tahun di Museum Rumah Sejarah pada tanggal 9 Maret 2002 silam oleh Yayasan 19 September 1945 dan Yayasan Ermelo 96 sebagai organisasi paguyuban bagi para pelaku perjuangan kemerdekaan. Kepala Staff Angkatan Udara yang menjabat saat itu Marsekal TNI Hanafi Asnan juga turut hadir pada perayaan acara itu.

Walaupun bertempat di dalam komplek Lanud Suryadarma, pemeliharaan Museum Rumah Sejarah ini dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dari Kabupaten Subang. Ini dikarenakan Museum ini merupakan aset cagar budaya milik pemerintah yang berlokasi di Subang.

Karena itu saat ini terdapat 3 PNS dan 1 tenaga honorer dari Disbudpar kota Subang yang bekerja untuk memelihara museum tersebut. PNS Andam Fitria bekerja Sebagai Pemandu Museum yang menjelaskan koleksi museum dan kronologis sejarahnya. Keadaan fisik dari bangunan Museum Rumah Sejarah tidak jauh berbeda dengan rumah yang sekarang masih berdiri di Komplek Garuda, Lanud Suryadarma memiliki ruang tamu dan ruang tengah, tiga kamar dan ruangan belakang. Di ruang tamu ini dapat dilihat lemari kaca (vitrin) yang memuat batu prasasti mini kotak ukuran 40 X 50 cm.

Batu ini buatan Tentara Jepang sebagai tanda peringatan menyerahnya Belanda kepada Jepang, disamping itu terdapat sepasang pedang. Kemudian di bagian tengahnya terdapat meja kursi kuno dan di kedua sudutnya ada lemari dengan sudut kaca yang menyimpan benda koleksi mantan penghuni rumah tersebut.

Source Museum Rumah Sejarah Subang Jawa Barat
Comments
Loading...