Museum Perjuang 45 TNI Medan

0 88

Lokasi Museum Perjuang 45 TNI

Museum Perjuang TNI terletak di Jl. Kh. Zainul Arifin No.8, Petisah Tengah, Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara 20151.

Museum Perjuang 45 TNI

Menurut sejarahnya, bangunan museum ini didirikan pada tahun 1928. Sebelum menjadi museum, bangunan ini merupakan kantor Perusahaan Asuransi Belanda. Kemudian pada tahun 1942, ketika Jepang berhasil menguasai Indonesia, bangunan ini kemudian menjadi Markas Kementai Jepang. Pada tahun 1950, bangunan ini menjadi Markas Komando Teritorium I. Tidak berselang lama, pada tahun 1959 hingga 1971, bangunan ini dialihfungsikan sebagai Kantor Kodam I/BB. Sejak 1971 hingga sekarang, bangunan ini kemudian difungsikan sebagai Museum Perjuangan ’45 TNI.

Museum Perjuangan ‘45 TNI memamerkan kisah perjuangan tentara beserta peralatan perangnya. Terdapat sedikitnya 555 koleksi benda-benda bersejarah terkait dengan perjuangan revolusi fisik tahun 1945 hingga 1948. Uniknya, senjata-senjata yang dipamerkan di museum ini rata-rata merupakan senjata rampasan yang diambil dari tangan penjajah. Senjata yang diunggulkan sebagai koleksi dari museum ini antara lain SMR Medzen No. 1463 buatan Swedia, Brengun MK-1 (White Barrel) No.K-4057 buatan Inggris, Laras Meriam Kanon/Tank No. 52170 buatan USA, SMB No.6888, dan SP Bazoka 5 Inchi M20 A1 B1, No.7140681.

Sedangkan senjata asli buatan Indonesia hanya sedikit bila dibandingkan dengan senjata-senjata rampasan tersebut. Salah satu senjata asli buatan Indonesia yang menjadi koleksi berharga dari museum ini adalah senapan locok atau disebut juga senjata “tunggu dulu”. Senjata “tunggu dulu” ini dibuat di Bandung dan digunakan oleh tentara beserta laskar rakyat Sumatera Utara untuk menghadapi Agresi Militer Belanda I dan II di Medan Area dan pada perang gerilya tahun 1945 hingga 1949.

 

Source Museum Perjuang 45 TNI Medan SumUt
Comments
Loading...