Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara Manado

0 159

Lokasi Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara Manado

Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara Manado terletak di Jl. WR Supratman No. 72, Manado, Sulawesi Utara. 

Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara Manado

Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara memiliki halaman asri luas yang posisinya sekitar satu meter lebih tinggi dari tempat parkir dicapai dengan menaiki undakan. Di halaman Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara ini diletakkan beberapa koleksi benda budaya Minahasa kuno seperti Waruga, dan benda budaya masyarakat Minahasa lainnya.

Memiliki gedung tiga lantai yang dibangun dengan arsitektur rumah adat Minahasa dan diresmikan pada 9 Januari 1991, Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara Manado ini merupakan museum daerah dengan koleksi budaya cukup banyak. Setidaknya 500 koleksi yang dipajang setiap harinya di Gedung Pameran Tetap, dari 2800 lebih yang dimilikinya.

Koleksi Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara Manado

Rumah panggung tradisional Minahasa yang disebut Wale, yang artinya adalah rumah. Rumah tradisional Minahasa ini telah digunakan sejak ratusan tahun lalu oleh nenek moyang masyarakat Minahasa. Di Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara Manado juga disimpan beberapa miniatur rumah tradisional masyarakat Sulawesi Utara lainnya. Di Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara Manado juga disimpan beberapa peralatan tenun tradisional yang terbuat dari kayu.

Koleksi peralatan penangkap ikan tradisional di Minahasa yang dipamerkan di Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara Manado. Diantaranya adalah Sasarup (alat penangkap ikan di danau, asal Gorontalo), Totobongo (alat penangkap ikan dengan cara menusuk), Igi (alat penangkap ikan air tawar, asal Minahasa), dan tambelong (tempat menyimpan umpan). Ada pula meja dan kursi yang digunakan Pahlawan Nasional Maria Walanda Maramis ketika menjadi guru di PIKAT (Percintaan Ibu Kepada Anak Turunannya), organisasi yang didirikan bersama kawannya untuk memajukan pendidikan wanita Minahasa. Maria Josephine Catherine Maramis lahir di Kema, 1 Desember 1872 dan wafat di Maumbi, pada 22 April 1924.

Ada patung dada tokoh pahlawan yang diletakkan di lorong Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara. Mereka adalah Letkol Charles Choes Taulu, tokoh pejuang dalam peristiwa Merah Putih pada 14 Februari 1946 dimana para pejuang melucuti tentara Belanda di Minahasa; Letkol Lembong; Walter Monginsidi; Mayor Daan Mogot dan Lettu CZI Pierre Tendean. Di lantai dasar ada kentongan dengan dudukan ukiran burung hantu indah yang disebut Burung Manguni, atau Burung Doyot / Loyot. Jaman dulu burung ini juga disebut Koko ni Opo Mamarimbing karena bunyinya digunakan sebagai tanda bahwa pengesahan suatu golongan atau pengurus telah mendapat restu dari Opo Empung, atau Tuhan Pencipta.

 

Source Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara Manado SULAWESI UTARA
Comments
Loading...