Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Dayu Karanganyar

0 320

Lokasi  Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Dayu

Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Dayu terletak di Dayu, 57773, Dayu, Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57188.

Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Dayu

Museum Dayu memiliki gedung yang tak kalah menariknya dengan ‘museum induknya’, yaitu Museum Sangiran. Dibangun mengikuti kontur tanah yang berlembah di mana fosil-fosil sering ditemukan. Museum Dayu ini memang berdiri di atas lahan yang khusus dipilih dan dirancang sebagai sajian contoh lapisan tanah dari 4 zaman dalam rentang masa 100 ribu hingga 1,8 juta tahun silam. Bentuk bangunannya pun seperti vila ketimbang museum pada umumnya.

Setiap pengunjung dikenakan tiket sebesar Rp 5.000,- untuk masuk ke museum ini. Loket berada bagian depan halaman museum. Setelah itu, pengunjung bisa memasuki museum melalui pintu utama yang terbuat dari kaca. Di dalam gedung ini, pengunjung mengisi buku tamu dulu sambil menunjukkan tiket masuk museum kepada petugas. Di sini, pengunjung bisa istirahat dulu di hall yang lumayan luas, atau menyaksikan sejenak ruang pamer dari balkon yang berada di belakang hall tersebut. Perlu diketahui, bahwa antara gedung utama museum dan ruang pamer lokasinya tidak satu gedung.

Kemudian dari Ruang Pamer 1 ada undakan menuju ke ruang bawah. Ruang ini berkisah mengenai proses ekskavasi yang dilakukan di lapangan. Setelah itu, pengunjung akan mengakhiri melihat-lihat koleksi yang dimiliki oleh museum ini, dan keluar melalui pintu keluar sambil menyisir tembok belakang Ruang Pamer 1. Di tembok ini, dihiasi dengan sejumlah lukisan dinding perihal kehidupan flora dan fauna pada masa purba dulu. Pada saat ada belokan ke kiri, pengunjung bisa menemukan prasasti lagi yang dipasang di tanah yang diterangkan dalam prasasti tersebut. Lapisan pasir dan pasir krikilan anggota Formasi Kabuh bagian bawah, terendapkan sekitar 700.000 tahun yang lalu. Keberadaan sendimen ini menunjukkan lingkungan situs Sangiran sudah menjadi daratan.

Lalu, pengunjung akan keluar melalui rute yang telah dilalui sebelumnya. Dalam perjalanan keluar tersebut, pengujung masih bisa bertemu dengan satu prasasti lagi yang menenrangkan bahwa horison tipis caliche pada lapisan pasir anggota Formasi Kabuh menunjukkan bahwa sekitar 400.000 tahun yang lalu pernah terjadi iklim yang sangat panas dan kering.

Itulah Museum Dayu yang mencoba mengeksplanasi fosil-fosil yang terdapat di situs Dayu. Situs Dayu adalah satu bab dalam kitab sejarah panjang Sangiran, yang lembarannya terbentang di hadapan kita. Fosil dan kandungan batuannya merekam memori kehidupan flora, fauna, manusia, bahkan iklim belahan bumi kita semenjak purbakala.

Source http://kekunaan.blogspot.co.id http://kekunaan.blogspot.co.id/2016/01/museum-manusia-purba-sangiran-klaster.html
Comments
Loading...