Museum Manusia Purba Bali

0 319

Lokasi Museum Manusia Purba

Museum Manusia Purba terletak di Desa Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kab. Jembrana, Bali. 

Museum Manusia Purba

Museum Manusia Purba di Gilimanuk Bali ini, menyimpan berbagai koleksi benda-benda purbakala dari jaman pra-sejarah akhir, diperkirakan pada jaman perundagian berkisaran tahun 600 SM sampai 800 Masehi, koleksinya seperti periuk, perhiasan batu, tempayan, perunggu, kendi, mangkuk, tajak, sarkofagus (peti mati) dan berbagai bekal kubur. Di sini juga tersimpan juga fosil dari manusia purba yang ditemukan dari kuburan di wilayah Gilimanuk tersebut, luas areal penemuan benda-benda tersebut diperkirakan sekitar 20 hektar di desa Gilimanuk.

Menurut penelitan dari para ahli seperti Prof DR T Jacub dan Prof DR R Soejono yang meneliti dari tahun 1963, fosil manusia purba itu berasal dari ras Mongoloid. Dan kini benda-benda tersebut tersimpan dengan baik di Museum Manusia Purba situs Gilimanuk, terjaga dengan baik untuk bisa diperkenalkan sebagai saksi sejarah kepada anak-cucu kita.

Situs tempat penemuan barang-barang peninggalan purbakala sangat penting, memiliki nilai historis yang sangat tinggi untuk itulah pemerintah Jembrana berinisiatif menyelamatkan benda-benda tersebut dengan membangun sebuah museum, bangunan museum Manusia Purba ini dibangun di atas areal seluas 5 hektar dan diresmikan pada tahun 1993 oleh gubernur Bali saat itu Ida Bagus Oka.

Harapannya berbagai benda purbakala tersebut bisa terjaga dengan baik sepanjang masa, atau bahkan ke depan ditemukan lagi situs manusia purba lainnya di Bali, bisa memanfaatkan tempat ini sebagai tempat penyimpanannya, sehingga bukti sejarah tidak lekas hilang apalagi dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Museum Manusia Purba di Gilimanuk memiliki berbagai koleksi berupa 137 buah kerangka manusia dan 73 koleksi lainnya berupa peralatan dan pernak-pernik, museum dibangun 3 lantai. Pada lantai pertama gedung disimpan kerangka manusia (fosil) termasuk juga perti matinya (sarkofagus) yang sudah berumur ribuan tahun.

Pada lantai dua digunakan untuk menyimpan dan memajang peralatan-peralatan atau tajak dari perunggu sebagai alat pertanian dan berburu, ada juga gerabah yang dipergunakan sebagai bekal kubur. Di lantai 3 pada bangunan Museum Manusia Purba inimenyimpan sejumlah perlengkapan dapur seperti piring, gerabah, kerang, aksesoris berupa anting dan manik.

Source http://www.balitoursclub.net/ http://www.balitoursclub.net/museum-manusia-purba/
Comments
Loading...