Museum Kereta Api Sawahlunto Sumatera Barat

0 98

Lokasi Museum Kereta Api Sawahlunto

Museum Kereta Api Sawahlunto terletak di Jalan Kampung Teleng, Kelurahan Pasar, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. 

Museum Kereta Api Sawahlunto

Museum Kereta Api Sawahlunto sangat layak didirikan di bekas kota tambang di wilayah Sumatera Barat ini, karena memang ia memiliki sejarah yang cukup panjang dengan kereta besi. Sejarah yang tidak lepas dengan kegiatan eksploitasi tambang batubara secara besar-besaran di daerah Sawahlunto oleh pemerintah kolonial Belanda.

Setelah penemuan kandungan batubara yang mencapai 200 juta ton oleh WH de Greeve pada 1868, Belanda menanamkan modal 5,5 juta golden untuk membangun permukiman dan fasilitas perusahaan tambang batubara Ombilin. Jalur kereta api Sawahlunto – Emma Haven (Teluk Bayur) pun dibangun, memulai sejarah perkeretaapian di Sumatera Barat.

Jalur Pulau Aie (Padang) – Padangpanjang selesai 12 Juli 1891, Padangpanjang – Bukittinggi selesai 1 November 1891, dilanjutkan jalur ke Solok yang selesai 1 Juli 1892. Jalur Solok – Muarokalaban dan jalur Padang – Telukbayur selesai secara bersamaan pada 1 Oktober 1892, dan akhirnya jalur Muarokalaban – Sawahlunto pun selesai pada 1 Februari 1894.

Museum Kereta Api Sawahlunto menempati ruangan di dalam bangunan Stasiun Kereta Api Sawahlunto ini. Gedung Stasiun Kereta Api Sawahlunto dibangun pada 1912, namun sejak 2003 angkutan batubara tidak lagi memakai kereta api, sehingga sekarang hanya digunakan untuk melayani kereta api wisata sewa dan reguler pada hari Minggu.

Lokomotif Mak Itam Museum Kereta Api Sawahlunto menggunakan batubara, yang terlihat terserak di depan tungku pembakaran, untuk memanaskan ketel uapnya. Lokomotif Mak Itam seri E 1060 itu dibuat di Jerman tahun 1965 dan beroperasi sejak 1966. Sempat dibawa ke Museum Kereta Api Ambawarawa pada 1996, sebelum dikembalikan di 2008.

Source Museum Kereta Api Sawahlunto Sumatera Barat SumBar
Comments
Loading...