Museum Jamu Jago Semarang

0 262

Museum Jamu Jago

Museum Jamu Jago merupakan Museum yang terletak di Jl. Setyabudi 273 Srondol, Semarang selatan. Museum ini didirikan oleh Perusahaan Jamu Jago sebagai pusat informasi dan promosi hasil jamu. Didirikan pada tahun 1918, Jamu Jago telah mengalami pasang surut sebagai sebuah perusahaan. Nama besar Jamu Jago tak lepas dai sosok pria kelahiran Denpasar, Bali, 27 Januari 1949, yang lebih dikenal luas sebagai seorang budayawan, pianis, pengusaha, sekaligus pendiri Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri), yakni Jaya Suprana.

Museum ini menyimpan banyak untuk pembuatan jamu khususnya yang mempunyai hubungan erat dengan perkembangan pabrik Jamu Jago, antara lain koleksi pribadi pendiri PT. Industri jamu Jago. Museum ini didirikan oleh perusahaan Jamu Jago sebagai pusat informasi dan promosi hasil jamu.

Di tempat ini juga terdapoat Museum Rekor Muri Indonesia (MURI), yaitu sebuah museum yang memamerkan foto-foto, catatan rekor dan prestasi orang-orang Indonesia. Tercatat ada 144 buah lebih koleksi di museum ini.

Jamu Jago diproduksi oleh PT. Industri Jamu Cap Jago, yang berkantor pusat di Jl. Ki Mangunsarkoro 106 Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Pabrik pengolahannya sendiri berada di Jl. Perintis Kemerdekaan Semarang. Jamu Jago pertama kali merupakan buah karya TK Suprana dari Wonogiri Jawa Tengah. Jamu Jago sendiri adalah salah satu produk jamu tertua yang ada di Indonesia.

Museum yang memiliki koleksi foto – foto, slide dan perlatan tradisional pembuatan jamu pada masa lalu ini berlokasi di jalan Setiabudi no. 179 Srondol kurang lebih 12 Km dari Tugu muda. Musium ini didirikan oleh Perusahaan Jamu Jago sebagai Pusat Informasi dan promosi hasil jamu. Sementara itu museum muri mengoleksi catatan rekor maupun prestasi luar biasa yang dimiliki orang –orang Indonesia.

Disini pengunjung tidak dipungut biaya dan dibuka setiap hari senin sampai jumat dari jam 08.00 sampai 16.00 wib. Sedangkan untuk kunjungan siswa sekolah atau rombongan turis, sebaiknya membuat reservasi terlebih dahulu. Dan pada hari Sabtu, Minggu / hari besar Museum Jamu Jago ini tutup. Pengunjung yang datang di Museum Jamu Jago ini akan dihibur dengan kesenian karawitan baik yang dilakukan oleh karyawan – karyawati ataupun oleh orang – orang cebol.

Source Museum Jamu Jago Museum Jamu Jago
Comments
Loading...