Museum Dewantara Kirti Griya

0 109

Museum Dewantara Kirti Griya

Pada zaman kolonial, bangunan ini merupakan rumah orang Belanda (Gevangenis Laan). Bangunan ini didirikan pada tahun 1915 dengan gaya indis. Pemilik terakhir sebelum ditempati Ki Hadjar Dewantara adalah seorang janda penguasa perkebunan Belanda bernama Mas Ajeng Ramsinah, kemudian dibeli oleh Tamansiswa pada tanggal 14 Agustus 1934 dengan harga f 3.000,00 ( tiga ribu gulden ). Pada tanggal 18 Agustus 1951, pembelian tersebut dihibahkan pada Yayasan Tamansiswa. Tanggal 2 Mei 1970, museum diresmikan dan dibuka untuk umum.

Upacara peresmian dan pembukaan dilakukan oleh Nyi Hadjar Dewantara. Peresmian itu ditandai dengan sengkalan yang berbunyi ”Miyat Ngaluhur Trusing Budi”, yang bermakna para pengunjung diharapkan dapat mempelajari, meresapi, menghayati isi museum untuk selanjutnya dapat menciptakan gagasan – gagasan baru. Konstruksi bangunan kokoh, karena bahan yang digunakan berkualitas tinggi. Kayu jati tembok berukuran satu bata merah, tegel yang indah dan kuat merupakan unsur – unsur kekokohan bangunan.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbyogyakarta/ https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbyogyakarta/museum-dewantara-kirti-griya/
Comments
Loading...