Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara Jakarta

0 164

Lokasi Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara

Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara terletak di Jl. Antara No.59, Pasar Baru, Jakarta Pusat. 

Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara

Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara Jakarta, sebuah nama museum di Jakarta, telah ada sejak 13 Desember 1992. Peresmiannya bertepatan dengan ulang tahun ke-55 LKBN Antara.

Ruang bagian depan Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara Jakarta dengan tangga menuju ke lantai dua berada di ujung ruangan. Dari ruang ini saya menuju ke ruangan serbaguna memanjang di sebelahnya. Di sana sudah ada Dee Larasati, Olyvia Bendon, dan Lita Jonathans. Do Nitasari yang menyarankan tempat ini baru menyusul menjelang akhir acara.

Ruang serba guna di sayap kanan gedung Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara. Dinding ruangan digunakan sebagai tempat untuk pameran foto, dan ruangannya difungsikan sebagai cafe. Ada pula panggung kecil yang bisa digunakan untuk pembicara pada acara talk show, atau pun untuk bermain musik pada pertemuan komunitas.

Pada dinding di atas tangga menuju lantai dua terdapat Mural Proklamasi Kemerdekaan, serta sebuah tengara pada dinding tentang peresmian Gedung Graha Bhakti oleh Ir. Handjojo Nitimihardjo, Pemimpin Umum LKBN Antara, pada 27 Desember 1992. Lantai dua ini tampaknya difungsikan sebagai museum, sedangkan lantai satu yang digunakan sebagai galeri.

Dari gedung inilah, yang waktu itu masih dikuasai Jepang dan bernama Domei, dua orang petugas yang bernama Sugirin dan Markonis berhasil menyisipkan berita Proklamasi Kemerdekaan RI diantara berita lainnya. Berita itu kemudian menyebar ke berbagai daerah di Indonesia, dan lalu menyebar dengan cepat ke Amerika, India dan Australia.

Suasana ruang utama di lantai dua Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara Jakarta, dimana terdapat panel komik sejarah perjalanan bangsa, poster Soekarno, Hatta, dan Syahrir, dan koleksi lainnya. Panel pertama berisi kisah Pergerakan Nasional dimulai dari berdirinya Boedi Oetomo, Kongres Pemuda di Jakarta 1928, dan lahirnya Kantor Berita Antara.

Penel kedua berisi kisah semasa pendudukan Jepang selama Perang Pasifik, Proklamasi Kemerdekaan oleh Soekarno – Hatta, dan kisah Adam Malik yang pada pagi 17 Agustus 1945 itu langsung menelpon rekannya di Antara untuk menyiarkan berita besar ini. Asa Bafagih kemudian meminta Pangulu Lubis untuk melaksanakan penyiaran. Panel keempat berisikan kisah bergambar mulai dari jaman Demokrasi Liberal di awal kemerdekaan, kemudian Demokrasi Terpimpin ala Soekarno, sampai peristiwa G30S-PKI dan era pemerintahan Orde Baru dibawah Soeharto.

Source https://www.thearoengbinangproject.com/ https://www.thearoengbinangproject.com/museum-dan-galeri-foto-jurnalistik-antara-jakarta/
Comments
Loading...