Museum Banggai

0 69

Museum Banggai

Museum Daerah Kabupaten Banggai berdiri di atas tanah seluas lebih kurang 1431,5 m2, dan luas bangunan 276,50 m2. Museum yang terletak di jantung Kota Luwuk, Ibu Kota Kabupaten Banggai, merupakan peninggalan Pemerintahan Hindia Belanda yang dibangun pada 1926. Dahulu bangunan ini merupakan rumah tinggal raja Banggai ke XXXIII, H.S.A. Amir. Kemuduan beralih fungsi menjadi Kantor Kesehatan Kodim Luwuk, dan saat ini menjadi Museum Daerah yang diresmikan pada 2005 oleh Bupati Banggai, Drs.Ma’mun Amir.

Bangunan museum ini merupakan Bangunan Cagar Budaya, yang harus dilestarikan keutuhannya. Oleh karena itu sangat dibutuhkan Revitalisasi untuk mengembangkan Museum Daerah ini, yaitu dengan membangun gedung baru yang berada di bagian belakang. Bangunan baru ini berlantai dua agar dapat memenuhi kebutuhan konservasi dan penataan koleksi, serta ruang kerja maupun ruang pentas seni dan budaya.

Museum BanggaiMuseum Daerah Kabupaten Banggai sebelumnya telah mendapatkan bantuan dana Tugas Pembantuan pada 2014 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Direktur Jenderal Kebudayaan. Dana ini digunakan untuk membangun gedung museum yang berada di belakang gedung museum lama yang merupakan bangunan bersejarah dan termasuk Bangunan Cagar Budaya. Akan tetapi, pembangunan museum tersebut belum tuntas, yaitu baru terbangun satu lantai dengan satu lantai mezanine di bagian depan. belum terlihat ada tangga pada bangunan baru ini. Maka dari itu, Kabupaten Banggai mengajukan proposal kembali pada 2015 untuk meneruskan dan menyelesaikan pembangunan gedung museum ini hingga lantai 2. Gedung baru ini nanti akan digunakan sebagai ruang kerja dan untuk pementasan kesenian.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/ditpcbm/revitalisasi-museum-banggai/
Comments
Loading...