Mukayat Agency, Agen Koran Tertua di Malang

0 96

Mukayat Agency, Agen Koran Tertua di Malang

Sebagai Kota Pelajar, wajar jika minat baca warga Malang cukup tinggi, termasuk bacaan sehari-hari berupa koran dan majalah. Untuk itu Mukayat Agency hadir di tengah-tengah warga sejak lama, sehingga bisa dibilang sebagai agen koran tertua di Kota Malang.

Konon, menurut Aan, pengelola Mukayat Agency saat ini, agen koran tersebut didirikan bapaknya pada tahun 1947. Berada di Jalan Kauman No. 16, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, agen koran ini bisa dibilang menjadi saksi bisu perkembangan pusat kota Malang. Letaknya cukup strategis, lantaran berada di jantung kota, yakni di sekitaran Alun-alun Kota Malang.

Aan sendiri merupakan putra pemilik agen, Mukayat, yang memutuskan untuk melanjutkan usaha bapaknya bersama sang kakak, Taufik Hidayat. Beruntung bagi kedua bersaudara ini, karena bapak mereka membangun usaha agen koran tersebut dari nol. Awalnya, Mukayat hanyalah seorang pengecer, loper, lalu membangun usaha bersama, sampai akhirnya menjadi agen koran. Bahkan, Mukayat sempat dipercaya menjadi Ketua Paguyuban Toko Buku Bekas Blok M di Jalan Majapahit (sekarang pindah menjadi Blok Wilis).

Hingga saat ini, Mukayat Agency masih menjual beragam koran, majalah dan tabloid kelas nasional. Ada pula yang terbitan lokal Malang dan sekitarnya. Sayang, Aan menuturkan, saat ini usahanya tak seperti dulu lagi. Dulu penerbit masih menerapkan sistem kembali jika koran tak laku.

Sekarang ini, para penerbit koran kelas nasional memakai sistem kulakan. Jadi, kalau tidak laku, risikonya ditanggung oleh agen. Terpaksa, koran-koran yang terbitnya harian itu harus dijual dengan harga miring ketika senja menjelang, tentu agar agen tak terlalu banyak merugi. Beruntungnya, tak semua penerbit memberlakukan sistem tersebut. Penerbit koran lokal Malang dan sekitarnya masih tetap menerapkan sistem lama. Jadi, jika ada koran yang tak laku, Aan berhak mengembalikan sisanya tersebut. Khusus untuk majalah, anda ada yang tak laku, maka penerbit hanya mengembalikan modal sebesar 45 persennya saja.

Selain itu, semakin pesatnya perkembangan era digital menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi industri konvensional, macam koran, majalah, dan tabloid, termasuk Mukayat Agency yang berada dalam pusaran industri tersebut.

Aan dan kawan-kawan agen kora lainnya dituntut untuk lebih bekerja keras dalam mempromosikan dagangannya. Fakta bahwa sekarang ini sudah banyak orang yang mulai beralih dari membaca koran, majalah, dan tabloid ke media online tak bisa terbantahkan lagi. Agen-agen koran memang tak boleh hanya mengandalkan pelanggan tua yang tetap setia membaca koran mungkin hanya karena buta teknologi semata. Cara paling jitu dan mutakhir yang harus dilakukannya adalah dengan mempromosikan dagangan lewat media sosial.

Selain dagangannya harus laku, saat ini yang menjadi target utama Aan adalah penjualan yang meningkat dan cenderung stabil dari hari ke hari. Hal ini dilakukan untuk mencapai target akhir tahun, sehingga berhak mendapatkan bonus dari para penerbit, meski hampir bisa dipastikan, bonus tersebut dalam bentuk parcel.

Meski saat ini pekerjaan sebagai agen koran sudah tak menarik lagi bagi sebagian besar warga Kota Malang, namun Aan tetap bangga turut serta mencerdaskan masyarakat melalui barang dagangannya. Menariknya lagi, sebelum memilih profesi tersebut, Aan banyak menolak tawaran kerja dari keluarganya yang mungkin bisa membuatnya lebih mapan.

Maklum, mantan aktivis ’98 ini memang terlahir dari keluarga yang cukup berada dan punya beberapa posisi penting di pemerintahan. Aan sama sekali tak menyesal memutuskan mewarisi perjuangan bapaknya mengembangkan Mukayat Agency ini. Pekerjaannya sebagai agen koran membuatnya kenal dengan orang-orang media, penerbit, loper, pengecer, sampai pembaca. Yang terpenting dari semua itu, Aan mencintai pekerjaan tersebut meski harus bersaing dengan agen lain, ketatnya aturan dari penerbit dan kemajuan era digitalisasi.

Source https://ngalam.co https://ngalam.co/2017/01/13/mukayat-agency-agen-koran-tertua/
Comments
Loading...