Monumen Tunas Kelapa Simbol Bumi Perkemahan di Sukowilangun

0 95

Monumen Tunas Kelapa Simbol Bumi Perkemahan di Sukowilangun

Untuk mengabadikan sebuah momen, mendirikan monumen atau tugu bisa menjadi pilihan yang jamak terjadi. Tak terkecuali cerita yang melatarbelakangi berdirinya Monumen Tunas Kelapa di Desa Sukowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.

Monumen Tunas Kelapa didirikan di sebelah timur Bendungan Sutami atau di daerah yang biasa disebut Sakei oleh warga setempat. Monumen tersebut dibangun oleh petugas kepanduan dari pemerintah sebagai lambang daerah setempat menjadi Bumi Perkemahan.

Desa Sukowilangun terbagi menjadi empat dukuh atau dusun, yaitu Kampung Baru, Tawang, Kopral dan Sukorejo atau Rekesan. Desa yang berbatasan langsung dengan bendungan Sutami tersebut pernah menjadi tuan rumah Jambore Nasional pada tahun 1978. Jambore tersebut tepatnya digelar di dukuh Tawang bagian utara. Selama lebih dari satu bulan, para pelajar Pramuka dan segenap organisasi kepanduan dari seluruh Indonesia berkumpul untuk melakoni kemah bersama di sebelah selatan Bendungan Sutami.

Suasana keakraban khas Pramuka menghiasi acara tersebut. Kehadiran Presiden Soeharto pada waktu itu menambah semaraknya acara. Presiden yang namanya tercatat sebagai pejabat terlama yang menjadi orang nomor 1 di Indoensia itu tak hanya sekadar mengisi pidato sambutan. Presiden Soeharto pun turut menanam pohon dalam prosesi pembukaan Jambore Nasional tersebut.

Untuk memeringati momen Jambore Nasional di Desa Sukowilangun ini, kemudian dibuatlah Monumen Tunas Kelapa selang setahun kemudian. Monumen tersebut sekaligus sebagai simbol daerah setempat menjadi bumi perkemahan, hingga kini.

Source https://ngalam.co https://ngalam.co/2017/04/24/monumen-tunas-kelapa-simbol-bumi-perkemahan-sukowilangun/
Comments
Loading...