Monumen Tengku Amir Hamzah

0 30

Monumen Tengku Amir Hamzah

Salah Satu Bangunan Peninggalan Pada ini adalah Monumen Tengku Amir  Hamzah yang terletak persis di Alun – Alun T. Amir Hamzah Stabat. Tepatnya di Depan Kantor Bupati Langkat. Tengku Amir Hamzah yang bernama lengkap Tengku Amir Hamzah Pangeran Indera Putera Lahir di Tanjung Pura, 28 Februari 1911 dan meninggal di Kuala Begumit,20 Maret  1946 pda umur 35tahun adalah seorang sastrawan indonesia angkatan Pujangga Baru.Ia lahir dalam lingkungan keluarga bangswan Melayu(Kesultanan Langkat) dan banyak berkecimpung dalam alam sastra dan kebudayaan Melayu.Amir Hamzah tidak hanya menjadi penyair besar pada zaman Pujangga Baru , tetapi juga menjadi penyair yang diakui kemampuannya dalam bahasa Melayu-Indonesia hingga sekarang.

Di tangannya Bahasa Melayu mendapat suara dan lagu yang unik yang terus dihargai hingga zaman sekarang.  Bersama dengan Sultan Takdir Alisjahbana dan Armijn Pane ia mendirikan majalah Pujangga Baru(1933), yang kemudian oleh H. B. Jassin dianggap sebagai tonggak berdirinya angkatan sastrawan Pujangga Baru. Kumpulan puisi karyanya yang lain,Nyanyi Sunyi ( 1937 ),juga menjadi bahan rujukan klasik kesusastraan  Indonesia.Ia pun melahirkan karya-karya terjemahan,seperti Setanggi Timur (1939),Bagawat Gita(1933), dan Syirul Asyar (tt.).

Amir Hamzah terbunuh dalam Revolusi Sosial Sumatera Timur yang melanda pesisir Sumatra bagian timur di awal-awal tahun Indonesia merdeka.Ia wafat di Kuala Begumit dan dimakamkan dipemakaman Mesjid Azizi, Tanjung Pura,Langkat.Adapun, revolusi ini terjadi pada tahun 1946. Ia diangkat menjadi Pahlawan Nasional Indonesia berdasarkan SK Presiden RI Nomor 106/tahun 1975 , tanggal 3 November 1975.Karna hasil karyanya tersebut maka Pemerintah Kabupaten Langkat membangun Monumen Tengku Amir Hamzah guna mengenang segala jasa beliau terhadap daerah asal nya sendiri.

Source http://queenezh.blogspot.com/ http://queenezh.blogspot.com/
Comments
Loading...