Monumen Korban 40.000 Jiwa Kota Parepare

0 213

Monumen Korban 40.000 Jiwa Kota Parepare

Monumen korban 40.000 jiwa merupakan saksi sejarah atas gugurnya 23 pejuang oleh pasukan belanda yang dipimpin oleh Onder Luitenant Vermeulen pada tanggal 14 Januari 1947. Militer belanda pada saat itu menggiring ke 23 pejuang tersebut yang sedang ditahan di markas MP (sekarang Asrama CPM)  parepare menuju terminal yang sekarang ini menjadi monumen korban 40.000 jiwa yang terletak di depan mesjid Agung Parepare.

Ke-23 pejuang tersebut adalah makkarumpa daeng parani, a.Isa, a.sint, abdul rasyid, la nu’mang, muh. Kurdi, abdul muthalib, lasiming, puang side, la sibali, oyo, la sube, a.mappatola, a.pamusureng, abubakar caco, a.etong, bahrong, ha abubakar, osman salengke, la upe, la beddu, la side, dan haruna. Nama-nama tersebut kerap kita jumpai sebagai nama jalan di perepare dan ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah kepada mereka.

Mareka dijajarkan dan ditembak di monumen korban 40.000 jiwasekarang ini. Namun salah seorang perempuan yang sedianya akan ditembak akhirnya dikeluarkan dari barisan. Korban penembakan tersebut diangkut dengan truk sebagai syuhada tanpa dimandikan dan dikafani. Mereka pun dikebumikan bersama dalam satu lubang di pekuburan la beru yang sekarang ini merupakan taman kusuma parepare.

Pemerintah kota parepare membangun monumen korban 40.000 jiwa sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa-jasa pahlawan yang rela mempertaruhkan nyawanya demi kemerdekaan. Selain itu pemerintah juga turut melestarikan bangunan bersejarah ini yang dianggarkan dalam APBD kota parepare.

Source http://indonesiakubicara.blogspot.com http://indonesiakubicara.blogspot.com/2012/12/monumen-di-kota-parepare.html
Comments
Loading...