Mess Pemuda Mudik Air I Sawahlunto

0 17

Mess Pemuda Mudik Air I

Dibangun pada tahun 1916, bangunan ini diperuntukkan bagi pejabat kejaksaan Belanda. Pernah beberapa kali mengalami perubahan fungsi. Yakni menjadi rumah hunian bagi penduduk yakni Bapak Hanafi, seorang pensiunan Kepala Sekolah. Setelah direvitalisasi dan konservasi tahun 2009 bangunan tersebut menjadi pusat kebugaran pernah juga menempati gedung ini sampai pada tahun 2010. Setelah itu difungsikan penuh sebagai Mess Pemko Sawahlunto.

Kondisi rumah ini terawat. Ciri arsitektur kolonial pada bangunan ini masih dapat dilihat, yakni dari bentuk atap bangunan, dinding yang kuat dan kokoh, bentuk jendela dan pintu yang lebar dan tinggi serta ventilasi yang banyak. Bangunan ini terdiri dari dua bagian yaitu; bangunan utama. Bangunan ini terdiri dari teras, merupakan bangunan yang terdiri atas empat jendela, masingmasing pada sisi kiri dan kanan. Kemudian pada bagian depan, tepatnya di tengah-tengah terdapat pintu, di kiri-kanan pintu terdapat jendela. Keempat jendela dan pintu pada bagian depan ini tidak memiliki daun. Sehingga keadaan beranda bagian dalam dapat terlihat dengan jelas dari arah jalan. Kemudian dibagian dalam terdapat ruang tamu, kamar tidur dan ruang makan, sedangkan bangunan bagian belakang terdiri dari kamar pembantu, dapur, gudang dan kamar mandi serta wc. Lantai rumah masih asli yaitu lantai ubin yang bagian pinggirnya dihiasi dengan hiasan geometris.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kota-Sawahlunto.pdf
Comments
Loading...