Mess Kuwera Padang

0 42

Mess Kuwera

Bangunan ini menurut informasi yang diperoleh, dibangun tahun 1890-an bersamaan dengan pembangunan komplek Asrama Tentara Ganting. Pengunaan bangunan ini pada awalnya sebagai tempat tinggal penjabat militer belanda. Bangunan ini sekarang dipergunakan sebagai gudang dan penjulan alat-alat material bangunan. Bangunan dengan arsitektur kolonial ini sebagian masih memperlihatkan keasliannya. Ketebalan dinding yang terbuat dari bata berlepa kapur 30 cm, tinggi bangunan sekitar 4 m, pintu dan jendela-jendela juga masih asli.

Tata ruangnya memperlihatkan sebagai hunian tempat tinggal/mess. Pintu masuk berada di sisi utara, ruang keluarga dan di sisi kanan kiri merupakan deretan kamar-kamar yang berjumlah 6 (enam) buah, masingmasing berjumlah 3 buah. Jumlah kamar yang banyak seperti itu kemungkinan, memang pernah dipergunakan sebagai mess. Antar ruang/kamar terdapat pintu dari kayu yang berdaun 2 (dua). Semua kamar dan ruang diberi jendela yang terbuat dari kayu dan berdaun jendela 2 (dua).

Bagian depan yang berupa ruang terbuka dengan hanya ditutup oleh pagar dari jeruji besi, kemungkinan merupakan ruang lobi. Atap bangunan berbentuk limas dan terbuat dari genteng. Langit-langit bangunan terbuat dari papan kayu, dan di setiap sisi kanan dan kiri langit-langit terdapat sebuah pengait gantungan, kemungkinan pengait ini merupakan kaitan untuk menggantungkan lampu.

Di bagian belakang bangunan ini terdapat serambi memanjang mengikuti bangunan ini. Di sisi selatan bagian belakang bangunan terdapat bangunan yang merupakan kesatuan dari bangunan induk, bentuknya seperti berupa deretan kamar, dua ruangan dipergunakan sebagai dapur dan kamar mandi. Antar ruangan induk dengan ruangan ini dihubungkan oleh lorong terbuka beratap seng, dengan tiap atai dari besi.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kota-Padang.pdf
Comments
Loading...