Masjid Teungku Dipucok Krueng Aceh

0 287

Lokasi Masjid Teungku Dipucok Krueng

Masjid Teungku Dipucok Krueng terletak di Jl. Raya lintas Banda Aceh-Medan, Simpang Beuracan, Kemukiman Beuracan, Gampong Kuta Trieng, Kecamatan Meureudu, Kab, Pidie Jaya, Nangroe Aceh Darussalam, Indonesia.

Masjid Teungku Dipucok Krueng

Pembangunan masjid ini dilaksanakan pada masa kekuasan Sultan Iskandar Muda (1607 -1636M). Dimulai sekitar tahun 1622 atas kesepakatan masyarakat Beuracan, masjid ini didirikan tak jauh dari sungai, dengan pertimbangan memudahkan dalam pengambilan air wudhu untuk bersuci. Pada tahun 1947 masjid ini direhab dengan memperindah bangunan tanpa mengubah bentuk semula, hanya menambah dinding bagian belakang (sisi barat).

Masjid Tengku Dipucok Kreung awalnya merupakan masjid satu-satunya sekawasan ini, sehingga selain digunakan warga Beuracan juga digunakan oleh warga ditiga kemukiman (desa) yakni kemukiman Ulim, Pangwa, dan Beuriwueh. Selain membangun mesjid di Beuracan, Tengku Abdussalim juga diketahui membangun tiga masjid lain-nya, yakni; Masjid Kuta Batei, Masjid Madinah dan Masjid di Lampoh Saka Kabupaten Pidie.

Pada tahun 1990 dengan pengawasan bidang Permusiuman Sejarah Kepurbakalaan Kantor Wilayah Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Daerah Istimewa Aceh, Masjid Beuracan direhabilitasi dengan memberikan dinding kayu berukir pada sekeliling masjid dengan yang dikerjakan oleh Utoeh Aiyub Desa Grong-Grong Beuracan. Hal tersebut dilaksanakan pada masa Prof. Dr. H. Ibrahim Hasan, MBA menjabat Gubernur provinsi Daerah Istimewa Aceh saat itu.

Beliau juga menyumbang sebesar Rp. 10 juta untuk keperluan rehabilitasi dimaksud. Selain itu pada saat shalat di masjid Teungku Di Pucok Krueng, beliau sempat meminta kepada pengurus masjid untuk melestarikan bentuk dan keaslian masjid Tengku Dipucok Krueng karena menganndung unsur keunikan dan menjadi bukti sejarah umat Islam di kemukiman Beuracan dan sekitarnya.

Source https://singgahkemasjid.blogspot.co.id https://singgahkemasjid.blogspot.co.id/2017/04/masjid-tengku-di-pucok-krueng-pidie-jaya.html
Comments
Loading...