situsbudaya.id

Masjid Kasunyatan Banten

0 58

Lokasi Masjid Kasunyatan Banten

Masjid Kasunyatan Banten terletak di Kampung Kasunyatan RT 009/03 Desa Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Provinsi Banten, 42191 Indonesia.

Masjid Kasunyatan Banten

Masjid Kasunyatan adalah salah satu masjid tua di kawasan Banten Lama, lokasinya pun tidak terlalu jauh dari Masjid Agung Banten, berada di kampong Kasunyatan sekitar satu kilometer sebelah selatan Masjid Agung Banten. Lokasinya yang tidak berada di sisi jalan raya utama menjadikan masjid ini seolah tersembunyi di tengah tengah pemukiman penduduk, pun juga tidak ada papan nama dan rambu petunjuk keberadaan masjid ini. Lokasinya yang berada di dalam lingkungan pemukiman membuat masjid ini tidak atau setidaknya belum muncul di dalam citra google street view.

Dulunya masjid dan kawasan ini dikenal sebagai tempat yang angker. Konon  bila ada orang tidur di masjid pada malam hari, dapat berpindah menjadi ke tengah hutan saat pagi harinya. Selain itu, dulu banyak burung hantu dan pohon-pohon besar di sekitar masjid, sehingga jarang ada masyarakat yang berani mendekati masjid.

Kesan sebagai masjid tua memang sangat terlihat di masjid ini. Foto tua masjid ini juga menjadi salah satu koleksi Museum Tropen Belanda. Disebut masjid Kasunyatan karena memang berada di kampong Kasunyatan, namun demikian masjid ini juga dikenal dengan Masjid Al-Fatihah karena dianggap sebagai masjid pembuka dan juga fakta bahwa luas masjid ini adalah 144 meter persegi dan angka 144 tersebut sesuai dengan jumlah huruf yang ada di surah Al-Fatihah, surat pembuka di dalam susunan surah kitab Suci Al-Qur’an.

Masjid Kasunyatan berdiri di atas lahan sekitar satu hektar, terbagi dalam 3 bangunan, yakni dua pendopo dan satu bangunan utama, yang berada di tengah-tengah pendopo. Ruangan utama masjid Kasunyatan tak terlalu besar itu, di dalam masjid ini masih berdiri dengan kokoh “singgasana” raja milik Sultan Maulana Yusuf. Tak hanya “singgasana” yang terbuat dari kayu jati yang dilapisi cat berwarna putih dan emas, di atas “singgasana” itu juga masih bertengger Pedang Cis, pedang milik Sultan Maulana Yusuf yang berbelah dua pada bagian bawahnya. Kini, tempat tersebut dijadikan tempat khutbah ketika salat Jumat digelar, dan pedang itu dijadikan pegangan khotib.

Masjid Kasunyatan memang memiliki banyak simbolis, Masjid ini mempunyai 4 perkara, semuanya serba 4, mempunyai 4 pintu gerbang, 4 pintu masjid, 4 tiang besar, menara yang berbentuk persegi 4, kolam yang berbentuk bintang 4, serta kubah yang berbentuk 4 burung. 4 perkara juga yang harus disebarkan, yakni keislaman, keimanan, keikhsanan, serta keikhlasan. Kasunyatan sendiri, mempunyai 4 makna, yaitu kesucian, kenyataan, kesunyian serta kesepian.

Di sekitar masjid juga terdapat kolam pemandian yang mempunyai kedalaman sekitar 4 meter. Konon, kolam tersebut digunakan sebagai pemandian bagi para mualaf. Kini, menurut Ardabili, kolam pemandian itu kerap dijadikan tempat ritual setiap Kamis malam. Biasanya, orang yang datang untuk mandi, sehabis itu, biasanya mereka berziarah, Di masjid ini juga terdapat tempat untuk menyepi di menara masjid.

Source http://bujangmasjid.blogspot.co.id/ http://bujangmasjid.blogspot.co.id/2016/12/mesjid-kasunyatan-banten.html
Comments
Loading...