situsbudaya.id

Masjid Al-Jihad Pontianak

0 76

Lokasi Masjid Al-Jihad

Masjid Al-Jihad terletak di persimpangan Jalan Gusti Johan Idrus (Jalan Sumatera) dan Jalan Sultan Syarif Abdurrachman. Secara administratif masuk ke dalam kelurahan Parit Tokaya kecamatan Pontianak Selatan, Kalimantan Barat.

Masjid Al-Jihad

Nama “Al-Jihad” sebagai nama masjid ini diidentikkan dengan perjuangan di jalan Allah. Manifestasi semua aktivitas dari berawalnya keberadaan masjid ini salah satuya. Sebagai bagian dari perjuangan, untuk mendapat ridha-Nya. Dan tentuya juga segala perjuangan atau kegiatan berkelanjutan yang ada di lingkungan masjid,

Seiring dengan perjalanan waktu. Perkembangan pembangunan kota, pemukiman di sekitarnya dan sebagai upaya untuk menampung jumlah jemaah yang terus bertambah. Masjid ini telah mengalami beberapa kali renovasi.

23 tahun kemudian, bangunan masjid direnovasi secara menyeluruh. Tepatnya pada tanggal 9-21 November 1987 bangunan lama dibongkar. Dan mulai dibangun dengan pemancangan tiang pertama. Pelaksanaan pembangunan masjid berlangsung dari tanggal 23 November 1987 sampai dengan 30 Maret 1988.

Setelah 4 bulan 9 hari masa pembangunan. Pada hari jum’at, tanggal 1 April 1988, masjid dua lantai ini kembali diresmikan. Dengan luas keseluruhan mesjd mencapai 870m2. Bangunan masjid semakin bertambah luas berkat hibah tanah dari Baroamas Jabang Balunus dan Wan Ali warga setempat.

Ada beberapa ciri khas dan keunikan yang terdapat di masjid ini. Penggunaan kayu belian pada hampir semua bagian masjid tak terkecuali. Dengan flitur berwarna dasar kayu, coklat tua. Membuat bangunan masjid terlihat kokoh, unik dan sekaligus menetramkan.

Untuk arsitekturnya banyak mewakili arsitektur dari berbagai etnis yang ada di Kalimantan Barat. Seperti unsur Melayu tampak pada rangka bangunan utama.Dua tangga yang berada di samping kanan dan kiri serambi salah satunya. Coba anda perhatikan lekak-lekuk ukiran di beberapa kayu-kayu belian, pada tiang-tiang di ruang utama dan tiang di serambi. Anda sepakat dengan saya bahwa itu kental dengan nuansa Melayu dan Dayak. Juga ukiran di setiap sudut atap bangunan utama dan menara.

Source https://pontianakheritage.wordpress.com/beranda/ https://pontianakheritage.wordpress.com/category/heritage/berciri-khas/
Comments
Loading...