Menelisik Peninggalan Sejarah di Lembah Sungai Rini, Blitar (Prasasti Rini)

0 19

Menelisik Peninggalan Sejarah di Lembah Sungai Rini, Blitar (Prasasti Rini)

Sungai dan Gunung merupakan dua unsur penting yang mempengaruhi kehidupan masyarakat masa klasik di Jawa. Sesuai dengan ajaran Hindu Budha yang mereka anut, sungai dan gunung memegang peranan penting bagi sistem peribadatan di masa silam. Di Blitar, sudah bukan rahasia lagi jika banyak ditemukan peninggalan sejarah masa klasik di sekitar Gunung Kelud dan Sungai Brantas.

Doko, sebuah kecamatan yang terletak di timur Lekso, membentang hingga Gunung Kawi di sisi utaranya. Dataran yang memiliki kontur berlembah-lembah ini ternyata menyimpan jawaban dari pertanyaan di atas. Tak perlu menjelajahi keseluruhan dari kecamatan yang luas ini. Cukup di Desa Doko saja kami bisa menemukan jejak jejak sejarah masa silam.

Tepatnya di Dusun Bebekan, Desa Doko, Doko, Kab. Blitar terdapat sebuah prasasti. Prasasti tersebut dikeramatkan oleh masyarakat setempat dan dikenal sebagai punden watu tulis. Prasasti tersebut sejatinya adalah Prasasti Rini yang berangka tahun 1164 Masehi, semasa dengan pemerintahan Sri Aryeswara dari Kerajaan Kadiri.

cungkup prasasti riniTidak lah sulit untuk menemukan Prasasti Rini. Dari Doko kami tinggal menuju Dusun Bebekan. Setelah melintasi Sungai Rini, kami pun tiba di Bebekan. Prasasti Rini berada di dalam cungkup, tepat di pinggir jalan dusun. Prasasti Rini sendiri di rawat oleh komunitas masyarakat Hindu asli Blitar, yang mungkin sudah memeluk Hindu turun temurun sejak masa silam.

Kesejarahan Prasasti Rini memang belum terkuak dengan jelas, akan tetapi jika kita telisik mengenai hal-hal di sekitarnya. Hem.. Sepertinya mulai ada titik terang. Prasasti Rini, Sungai Rini, dan komunitas Hindu pribumi. Sepertinya itu berkaitan.

prasasti rini blitarSungai Rini merupakan sungai purba yang hulunya langsung berasal dari Gunung Kawi, nantinya sungai ini akan menyatu dengan Sungai Genjong dan berhilir di Sungai Brantas, Desa Pakel, Selopuro. Dalam cerita rakyat, Sungai Rini dikenal sebagai sungai yang aman. Apa bila terjadi letusan Gunung Kelud, material lahar yang mengalir melalui Sungai Brantas tidak akan pernah bisa mengalir ke Sungai Rini. Otomatis sustainebilitas peradaban di sekitar Sungai Rini bisa terus berlanjut. Dan kebetulan keberadaan masyarakat Hindu lokal Dusun Bebekan juga masih bertahan hingga sekarang. Mungkin itulah dasar mengapa Prasasti Rini dianugerahkan di tempat ini.

Source https://travellersblitar.com https://travellersblitar.com/menelisik-peninggalan-sejarah-di-lembah-sungai-rini-blitar-prasasti-rini/
Comments
Loading...