Masjid Tua Lubuk Bareh Padang Pariaman

0 13

Masjid Tua Lubuk Bareh

Masjid Lubuak Bareh adalah masjid tertua ketiga yang didirikan atas prakarsa Syekh Burhanuddin. Dua masjid yang lain adalah Masjid Syekh Burhanuddin di Ulakan dan Masjid Baitul Makmur di Kapalo Koto, Balai Basuo Nan Sabaris. Mesjid ini didirikan pada tahun 1727 M dengan peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Syekh Burhanuddin9. Gempa Bumi 30 September 2009 yang telah meluluhlantakkan Kabupaten Padang Pariaman juga membuat masjid ini mengalami kerusakan hampir 50% dari bangunan yang ada. Untuk segera merehabilitasi masjid ini dengan hanya mengandalkan dana APBD Padang Pariaman tentulah sulit. Sehingga perlu dicarikan donatur-donatur baik dalam maupun luar negeri. Berkat kepedulian Prince Cluas Fund (PCF) bersama Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) masjid ini akhirnya mendapat sentuhan perbaikan walaupun belum 100% sempurna. Setidaknya sudah dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan masyarakat akan sarana peribadatan.

Masjid berdenah bujur sangkar berukuran 23,3 m x 23,2 m. Bangunan ini berorientasi arah barat, serta atapnya bertumpang tiga. Bangunan ditopang oleh 9 buah tiang, dengan 1 buah tiang utama terdapat di bagian tengah 9 tiang penyangga lainnya, dengan bentuk berukir dan ukuran yang lebih besar. Mihrab masjid terdapat di sisi barat berukuran 3,55 m x 4,6 m. Pintu utama masjid terdapat pada sisi barat. Pada sisi ini juga terdapat serambi berukuran 7,2 m x 7 m. Pada sisi utara-selatan serambi ini terdapat kulah (tempat berwuduk) berbentuk kolam berukuran 2,3 m x 1,8 m. Pada bagian luar masjid (teras), terdapat ornament berupa hiasan berbentuk melengkung setengah lingkaran.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kabupaten-Padang-Pariaman.pdf
Comments
Loading...