Masjid Tiban Ujung Pangkah Gresik

0 289

Lokasi Masjid Tiban Ujung Pangkah

Masjid Tiban Ujung Pangkah terletak di Ujungpangkah, Pangkah Wetan, Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61154.

Masjid Tiban Ujung Pangkah

Menurut Syekh Muridin, keturunan kelima Jayeng Katon bin Sunan Bonang Tuban, dalam buku Primbon Sunan Bonang bahwa bahan-bahan masjid Ujungpangkah itu kiriman dari Sunan Bonang Tuban. Sunan Banang mengirim bahan-bahan masjid yang berupa kayu gelondongan kepada putranya Jayeng Katon yang telah lama bermukim di Ujungpangkah dan sebagai penyebar agama Islam di Ujungpangkah.

Jayeng Katon datang ke Ujungpangkah bersama adiknya yang bernama Jayeng Rono dan putra pertamanya yang bernama Pendil Wesi. Kedatangan ketiga keturunan Sunan Bonang di Ujungpangkah itu ditandai dengan penanaman tiga pohon asem yang melambangkan adanya tiga keturunan Sunan Bonang. Tiga pohon asem itu bernama Asem Resik, Asem Growok, dan Asem Angker.

Salah satu sokoguru masjid ini beserta dengan Mimbarnya merupakan pemberian dari Sunan Giri, karena pada saat pembangunan masjid, kayu kayu yang dikirim Sunan Bonang kurang satu untuk Sokogurunya. Masjid itu semuanya terbuat dari bahan kayu jati. Masjid itu beratap susun tiga. Atap susun yang paling atas semuanya terbuat dari kayu, termasuk gentingnya. Kayu penyangga atap susun ketika itu diikat dengan tali lingir.

Bangunan Masjid Tiban Ujung Pangkah

Masjid Tiban Ujung Pangkah berukuran 12 m x 12 m dengan empat tiang sokoguru, dan 32 pilar. Di tengah-tengah masjid terdapat tangga untuk ke atas menara. Masjid itu dinamai masjid Jamik artinya masjid untuk berjamaah Jumat. Masjid itu berpagar tembok keliling dengan satu pintu gapura. Pintu itu bentuknya mirip dengan pintu gapura memasuki kompleks pemakaman Sunan Bonang.

Di pintu masuk terdapat batu hitam berukuran 1,5 m x 0,30 m x 0,15 m. Konon Batu itu sejenis dengan batu yang digunakan untuk membangun Kakbah di Mekkah. Batu hitam itu disandingi dengan batu berbentuk keris. Batu itu replika keris Aji Saka.

Mimbar masjid ini yang merupakan hadiah dari Sunan Giri terbuat dari kayu jati dengan candra sengkala naga kale warni setunggal (tahun 1428 saka/ 1506 masehi/ 911 hijriah). Masjid itu juga dilengkapi dengan beuk (Jawa: jidor) dan kentongan yang terbuat dari kayu jati

Source https://singgahkemasjid.blogspot.co.id https://singgahkemasjid.blogspot.co.id/2017/12/masjid-tiban-pangkah-gresik.html
Comments
Loading...