Masjid Tiban Macanbang Tulungagung

0 248

Lokasi Masjid Tiban Macanbang

Masjid Tiban Macanbang terletak di Gondang, Macanbang, Tulungagung, Macanbang, Gondang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66263.

Masjid Tiban Macanbang

Masjid Tiban Macanbang penuh misteri. Tak diketahui, dibangun oleh siapa dan bagaimana proses kejadiannya. Seolah-olah, masjid tersebut bercokol di tempat itu setelah di jatuhkan dari langit. Dulgani adalah seorang warga setempat yang memiliki kedekatan emosional dengan Masjid Tiban Ma­canbang. Kedekatan tersebut, karena ia merupakan keturunan ke enam dari penemu pertama masjid itu. Menurut nenek moyang kami, Masjid Tiban Macanbang ini ditemukan pada sekitar tahun 1600-ari oleh Sangidin, kisah Dulgani mengungkap riwayat Masjid Tiban Ma­canbang.

Lebih jauh dikemukakan, Sangidin adalah nenek moyangnya. Sekaligus, merupakan cikal bakal Desa Macanbang. Selain itu, Sangidin juga merupakan salah seorang menantu Kyai Kasan Besari, Tegalsari, Ponorogo. Sekedar untuk diketahui, Kyai Kasan Besari sendiri merupakan guru pujangga besar Keraton Surakarta Hadiningrat, R Ngabehi Ronggowarsita.

Ihwal ditemukannya Masjid Tiban Macanbang, terkait dengan sejarah babad daerah setempat. Seperti di­ketahui, sebelum Desa Macanbang seperti sekarang ini, dulunya merupakan kawasan hutan belantara yang sangat angker. Selain dihuni banyak binatang buas, juga dihuni oleh berbagai macam makhluk halus yang amat menyeramkan. Saking angkernya, tidak setiap manusia berani merambahnya. Ibaratnya, jalma mara, jalma mati. Artinya, siapa yang berani merambah hutan ini, hampir bisa dipastikan akan pulang tinggal nama.

Keadaan demikian, tak membuat nyali Sangidin ciut. Dengan keberaniannya, lelaki gagah berani yang juga menantu Kyai Kasan Besari ini membuka kawasan hutan tersebut, untuk kemudian dijadikan permukiman warga. “Ketika masih berupa hutan, namanya Alas Sumampir,” kisah Dulgani yang ditemui LIBERTY di Masjid Tiban Macanbang.

Dengan peralatan seadanya, Sangidin menebangi belantara hutan yang angker itu. Satu persatu, pohon-pohon di dalam hutan itu ditebang. Pekerjaan ini dilakukan selama berhari-hari. Nah, hingga satu hari mata Sangidin terbelalak, melihat sebuah masjid kuno tiba-tiba muncul di tengah hutan yang dibabatinya. Dalam perkembangan berikutnya, masjid itu kemudian lebih popular dengan sebutan Masjid Tiban Macan­bang.

Source http://jawatimuran.net/ http://jawatimuran.net/2016/10/02/masjid-tiban-macanbang-kabupaten-tulungagung-2-2/
Comments
Loading...