Masjid Raya Nurussaadah

0 15

Masjid Raya Nurussaadah

Pembangunan Masjid Raya Nurussaadah digagas para tokoh umat Islam, antara lain: Sayyid H. Muhammad Alhabsy, HOS Badjideh, H. Saleh Mandaka, H. Manyur Syah arkiang, H. Birando bin Tahir, H. Abdusyukur Ibrshim Dasi, H. Mahyan Amaraja, H. Salim bin Muhammad Djawas dan masih banyak para tokoh umat Muslim yang membangun masjid tersebut.

Pembangunan masjid itu sendiri dimulai pada 1962 dan mendapat dukungan dari Bupati Kupang W.C.H. Oematan yang menghibahkan tanah untuk lokasi masjid seluas 3.419 meter persegi.

Pada awal pelaksanaan pembangunan masjid didahului pembersihan lahan dan pengurukan yang melibatkan umat Kristen, Katolik dan Protestan di kawasan tersebut. Keterlibatan umat lain dalam mengawali pembangunan masjid menjadi saksi bersejarah. Pasalnya, dengan keterbatasan dana dan dukungan berupa tenaga akhirnya masjid tersebut berdiri di tengah kota Kupang.

Pada 1965 silam, pembangunan masjid itu sempat terhenti karena peristiwa G 30 S PKI dan kebijakan pemotongan nilai uang rupiah serta kondisi kesulitan ekonomi  nasional dan daerah pada saat itu. Pembangunan masjid dilanjutkan kembali pada 1973-1974 oleh para tokoh umat Islam.

Setelah peristiwa kerusuhan Kupang, November 1998, dilakukan renovasi dibawah pimpinan yayasan HOS Badjideh dan Saleh abubakar, dengan tim pembangunan antara lain Ir. H. Jamin Habid, H. Moh. Djafar, H. Habib A. Pintar, Idin Baun. Sayang, pada 2001 pembangunan terhenti karena berbagai kendala yang dihadapi yayasan dan tim pembangunan.

Source http://simas.kemenag.go.id http://simas.kemenag.go.id/index.php/profil/masjid/3740/
Comments
Loading...