situsbudaya.id

Masjid Rao Rao Sumatera Barat

0 31

Lokasi Masjid Rao Rao

Masjid Rao Rao adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang terletak di Nagari Rao Rao, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Masjid Rao Rao

Masjid Rao Rao terletak di jalan arah dari Batusangkar menuju Bukittinggi, tepatnya di Nagari Rao Rao, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Masjid ini mulai dibangun pada tahun 1908, sebagai penggati Masjid Atap Ijuk di Rao Rao yang dibongkar karena kondisi bangunannya sudah tidak layak. Di tanah wakaf H. Mohammad Thaib Caniago, masjid ini dibangun secara bersama oleh masyarakat Nagari Rao Rao atas prakarsa Abdurrachman Datuk Majo Indo. Pada akhir tahun 1918, pembangunan masjid ini dapat diselesaikan.

Arsitektur pada masjid ini merupakan perpaduan dari berbagai corak, umumnya yaitu Persia dan Minangkabau. Seperti arsitektur masjid khas Minangkabau lainnya, atap masjid ini terdiri empat tingkatan yang sedikit cekung, hanya saja di tingkatan atap teratas terdapat ruang berbentuk persegi dengan empat atap bergonjong mengarah ke empat penjuru mata angin, sementara pada bagian menaranya terdapat ruang berbentuk segidelapan beratapkan kubah.

Di dalam ruang salat berdiri empat tiang utama yang terbuat dari beton. Di bagian mihrab masjid yang baru dibuat mimbar permanen pada tahun 1930, dihiasi hiasan berupa pecahan kaca keramik. Mimbar tersebut berukuran 3 × 1,38 meter dengan tinggi 3,1 meter.

Dalam peringatan 100 tahun Masjid Rao Rao pada Oktober 2008, Shodiq Pasadigoe, Bupati Tanah Datar waktu itu mengatakan, terdapat dua masjid lain di seluruh Sumatera Barat yang mirip dengan masjid ini karena memang diminta dibangun serupa, yakni Masjid Saadah yang letaknya juga di Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar tepatnya di Nagari Gurun dan Masjid Raya Koto Baru di Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan.

Source https://id.wikipedia.org/wiki/ https://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Rao_Rao
Comments
Loading...