Masjid Nurul Yaqin Sumatera Barat

0 117

Lokasi Masjid Nurul Yaqin

Masjid Nurul Yaqin adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang terletak di Nagari Air Bangis, yang kini secara administratif masuk ke dalam wilayah Kecamatan Sei Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Masjid ini tercatat sebagai masjid tertua di Kabupaten Pasaman Barat.

Masjid Nurul Yaqin

Agama Islam masuk ke wilayah Pasaman melalui Air Bangis, bandar dagang yang ramai sebelum dipindahkannya ibu kota Keresidenan Tapanuli dari Air Bangis ke Sibolga pada tahun 1842. Menurut sejarah, penyebaran agama Islam di Nagari Air Bangis dilakukan oleh para saudagar Muslim dan kian berkembang pesat setelah beberapa penduduk setempat kembali dari menuntut ilmu di Mekkah, diikuti dengan pendirian sebuah masjid beberapa meter dari muara pantai Air Bangis.

Diprakarsai oleh H. Abdul Azis, pada akhir abad ke-19 masyarakat setempat bersama-sama membangun sebuah masjid yang kini dikenal sebagai Masjid Nurul Yaqin. Masjid ini pada awalnya berupa bangunan berukuran 11 x 25 meter dengan dinding terbuat dari papan dan atap terbuat dari ijuk. Pada saat itu, di dalamnya telah terdapat sebuah mimbar yang terbuat dari kayu. Namun, seiring dengan perkembangan jumlah penduduk, masyarakat setempat memutuskan untuk membangun masjid yang baru tidak begitu jauh dari Masjid Nurul Yaqin, yang dikenal sebagai Masjid Raya Air Bangis.

Setelah pembangunan selesai pada tahun 1930, mimbar yang berada di Masjid Nurul Yaqin sempat dipindahkan ke Masjid Raya Air Bangis dengan suatu upacara dan diarak keliling kampung. Akibatnya, segala bentuk aktivitas dan kegiatan di Masjid Nurul Yaqin sempat terhenti, akan tetapi kembali dihidupkan tak lama kemudian atas insiatif dan kesepatan beberapa orang ulama dan tokoh masyarakat setempat.

Menurut salah seorang pengurus masjid, Maryus Fendra dan Wali Nagari Air Bangis, Islahul Abdi, seiring perkembangan waktu, Masjid Nurul Yaqin sempat mengalami renovasi berat. Pada tahun 1969, bangunan masjid yang semula terbuat dari kayu, dipugar dan diganti dengan bangunan permanen, sedangkan atapnya diganti dengan seng dan dilengkapi kubah. Hingga akhir tahun 2011, renovasi terus dilakukan mengingat kondisi jamaah yang terus bertambah dan daya tampung masjid relatif yang terbatas.

Source https://id.wikipedia.org/wiki/ https://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Nurul_Yaqin
Comments
Loading...