Masjid Mujahidin Surabaya

0 174

Lokasi Masjid Mujahidin

Masjid Mujahidin terletak di Jalan Tanjung Perak Barat No. 275 di daerah kawasan pelabuhan berada di Surabaya utara, Jawa Timur.

Masjid Mujahidin

Untuk menampung kegiatan peribadatan masyarakat, kawasan pelabuhan Tanjung Perak dan pangkalan Angkatan Laut Rl diperlukan adanya masjid jamik. Tersebutlah, H. Sabran Gazali ketua Panitia Pendiri Masjid Jamik Tanjung Perak Su­rabaya, pada tanggal 25 Agustus 1955 telah mendapat izin dari Direktur Pelabuh­an Surabaya untuk mendirikan kompleks masjid ja­mik itu pada sebidang tanah seluas kurang lebih 5022 m2 di Jalan Tanjung Perak Barat No. 275. Akhirnya panitia berhasil membangun masjid yang diidamkannya, atap liwan berbentuk piramida dari genteng dengan kubah besar di atasnya, serta 2 buah kubah kecil pada kedua sudut depan.

Disamping kegiatan peribadatan masjid ini juga mengelola lembaga pendidikan yang semakin hari tumbuh dengan pesat, baik yang bersifat keagamaan maupun pendidikan umum. Maka untuk itu diperlukan sarana dan prasarana yang layak sebagai penunjang tercapainya tujuan pendidikan yang baik, maka diperlukan tambahan bangunan yang baru. Pada tahun 1979/1980 mendapatkan sumbangan dana dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sebesar US. $ 100.000-.

Pembangunan perluasan masjid ini dikelola sendiri oleh Yayasan dan tidak diborongkan kepada pihak lain. H. Djakfar Yasman, seorang purnawirawan TNI AL sebagai pimpinan yayasan, mengelola dana tersebut dengan tertib, jujur dan berwibawa, dengan sistem menejemen terbuka. Dibantu dengan dua tenaga dari Institut Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) yang menangani bidang arsitektur dan bidang teknik sipil, Ir. Zein dan Ir. Udman Hnf. Selanjutnya mulailah pembangunan perluasan masjid ini. Diawali dari serambi depan yang terbuat dari konstruksi beton dibongkar dan dibuatlah bangunan berlantai dua bagaian bawah sebagai serambi masjid dan kantor serta pengelola masjid, adapun lantai atas digunakan untuk keperluan pendidikan dan pertemuan. Upaya perluasanpun tidak berhenti setapak demi setapak berjalan terus sesuai dengan laju perkembangan dana yang terkumpul. Maka dibangun lagi bagian utara untuk kegiatan pendidikan ba­ngunan dua lantai empat local, tempat wudu dibongkar dan dipindahkan di sebelah Selatan halaman depan.

Kegiatan dalam kompleks masjid jamik ini sudah demikian kompleks, sebab kegiatan di sini melibatkan segala umur dan segala jenis kelamin. Bidang yang dicakup juga cukup banyak yakni: peribadatan, pendidikan keagamaan, pendidikan umum, kesehatan, sosial-keagamaan dan sebagainya, dengan demikian pihak yayasan dirangsang untuk mengusahakan sarana dan prasarana yang layak.

Source http://jawatimuran.net/ http://jawatimuran.net/2016/10/02/masjid-mujahidin-surabaya/
Comments
Loading...