situsbudaya.id

Masjid Kuna Allekkuang Sulawesi Selatan

0 21

Lokasi Masjid Kuna Allekkuang

Masjid Kuna Allekkuang terletak di Allakuang, Maritengngae, Allakuang, Sidenreng Rapang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan 91611.

Masjid Kuna Allekkuang

Masjid kuna adalah sebuah bangunan persegi empat  berukuran  40 x 40 meter. Tiang-tiangnya terdiri atas kayu bulat berjumlah 19 buah yang disusun berpasang-pasangan pada keempat sisinya.

Kayu penghubung antara tiang berupa balok pipih dengan cara sambung menggunakan pahat, dinding terbuat dari batu dan seng, sedangkan atap terbuat dari seng. Atap berbentuk tumpang tiga model limasan. Pada bagian puncak terdapat bangunan segi delapan yang terpisah dengan atap utama antara atap dengan bangunan segi delapan tersebut terdapat dinding-dinding yang memiliki jendela kecil.

Pada bagian ini terdapat sebuah loteng dan tangga yang berfungsi sebagai jalan naik untuk melakukan adzan. Ciri lain dari mesjid ini adalah tidak ditemukannya menara sebagai mana yang terlihat pada masjid-masjid kuna lainnya. Lantai masjid berupa tembok semen yang pada waktu dahulu, menurut informasi hanya berupa tanah yang diberi alas papan, pada bagian tengah terdapat 4 buah tiang (soko guru) yang berfungsi menopang atap utama.

Disisi barat terdapat mihrab berbentuk persegi tempat imam memimpin shalat. Didalam dinding masjid terdapat hiasan kaligrafi yang dibuang belakangan, bagian –bagian masjid lainnya adalah bedug yang diletakkan di pojok barat daya bangunan masjid. Selain itu didapati 2 buah mimbar, sebuah diantaranya dibuat belakangan sedangkan yang satunya lagi diperkirakan dibuat bersamaan dengan masjid masjid tersebut dibangun, mimbar yang tua ini tidak digunakan lagi dan diletakkan disebelah kiri mimbar sejajar dengan mimbar yang dipakai sampai sekarang. Pada bagian atap mihrab terdapat 4 buah genta perunggu. Disudut tenggara terdapat bedug yang menjadi salah satu cirri bangunan masjid tua.

Menurut informasi, bahwa sebagian besar dari bahan bangunan masjid sudah diganti dengan yang baru termasuk tiang-tiang penyangga. Warna tiang dan sambungan masing – masing tiang adalah coklat tua sedangkan dinding masjid terdiri dari dua bagian yaitu setengah bagian adalah tembok dan setengah bagian lagi dari seng, warna dinding merah putih berdasarkan perkiraan, bahwa masjid ini berusia ± 400 tahun dan merupakan salah satu masjid yang tertua di Kabupaten Sidrap atau bahkan di Sulawesi Selatan yang masih dapat dilihat sampai sekarang.

Meskipun sebagian besar dari komponen bangunan masjid tidak orisinil lagi, akan tetapi bentuk dasarnya dan model bangunannya masih tetap mempertahankan bentuk yang lama. Bangunan masjid ini dihubungkan dengan makam Syekh Bojo yang makamnya tidak jauh dari bangunan masjid.

Source http://www.arkeologi-sulawesi.com//index.php http://www.arkeologi-sulawesi.com//berita-184/situs-allekkuang.html
Comments
Loading...