Masjid Kedunggudel, Tempat Pangeran Diponegoro Sembunyi dan Atur Strategi

0 139

Masjid Kedunggudel, Tempat Pangeran Diponegoro Sembunyi dan Atur Strategi

Di Sukoharjo, Jawa Tengah, ada sebuah dukuh bernama Kedunggudel. Lokasinya di Kelurahan Kenep, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo. Sebelum sampai Jembatan Banmati atau empat kilometer dari arah Sukoharjo Kota, berbelok kanan menelusuri jalan kampung. Di situlah tempatnya.

Menurut tokoh setempat, Sehono, Kedunggudel merupakan sentra perekonomian masyarakat karena di sana banyak pengusaha jenang, batik, hingga perusahaan jamu, dan kosmetik. Tak jauh dari Pasar Rakyat Kedunggudel ada masjid yang sejarahnya bisa dirunut sampai ke zaman perang Pangeran Diponegoro melawan penjajah Belanda.

Masjid tersebut bernama Darussalam. “Keberadaan masjid sudah ada sejak penjajahan Belanda. Pada masa perang Pangeran Diponegoro masjid ini menjadi tempat persembunyian, sehingga Belanda tidak mampu menghancurkannya,” katanya.

Saat perang Diponegoro tahun 1825-1830, Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Paku Buwono (PB) VI, pernah bertapa di Kedunggudel. Kala itu, berlangsung pula pertemuan Sinuhun [PB VI] dengan Pangeran Diponegoro.

Musyawarah ini sering dilakukan di masjid untuk membangun konspirasi melawan penjajah. “Namun, hal itu tercium tentara Belanda dan Kedunggudel dibumihanguskan,” ujarnya.

Dia bercerita tidak ada literatur tertulis mengenai kisah Pangeran Diponegoro dan Paku Buwono VI tersebut. Namun, berdasarkan tradisi sejarah lisan dan jejak peninggalan menyebut Kedunggudel sudah ada sejak masa sebelum kemerdekaan.

“Pernah Belanda mencoba menghancurkan Masjid Kedunggudel [Darussalam] dengan senjata kanon (meriam), tetapi tidak meletus. Alhasil, masjid menjadi benteng aman bagi pejuang Indonesia,” tuturnya.

Source https://www.liputan6.com https://www.liputan6.com/regional/read/3494944/masjid-kedunggudel-tempat-pangeran-diponegoro-sembunyi-dan-atur-strategi
Comments
Loading...