Masjid Baiturrahman Sungayang Sumatera Barat

0 63

Lokasi Masjid Baiturrahman Sungayang

Masjid Baiturrahman Sungayang adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang terletak di Nagari Sungayang, sebuah kenagarian yang berjarak sekitar tujuh km dari Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Masjid Baiturrahman Sungayang

Keberadaan masjid ini tidak terlepas dari sejarah berdirinya Nagari Sungayang pada tahun 1892, yang sebelumnya pada masa kolonial Belanda wilayahnya digabungkan dengan Nagari Tanjung. Setelah terbentuk, Datuk Paduko Rajo diangkat sebagai kepala nagari oleh Belanda, dan pada tahun 1910, ia digantikan oleh Datuk Gadang Majo Lelo. Dalam suatu musyawarah yang diadakan oleh Datuk Gadang Majo Lelo, masyarakat Nagari Sungayang sepakat untuk membangun sebuah masjid, balai adat, pasar, dan kantor nagari. Pada 27 Desember 1916, pembangunan masjid selesai dikerjakan dan diresmikan dengan nama Masjid Baiturrahman.

Pada tahun 1926, masjid ini ikut runtuh akibat gempa bumi yang meluluhlantakkan Padang Panjang dan sekitarnya. Atapnya yang lima tingkat roboh dua tingkat. Setelah dilakukan revovasi dengan tanpa mengubah bentuk aslinya, aktivitas-aktivitas di masjid ini yang sebelumnya sempat terhenti akibat gempa mulai dihidupkan kembali, terutama sejak kembalinya Mahmud Yunus dari Mesir. Selain kegiatan keagamaan, kegiatan-kegiatan kemasyarakatan sering pula diadakan di lingkungan masjid ini. Pada zaman pendudukan Jepang, dibentuk pelatihan ketentaraaan yang diberi nama Barisan Pemuda Masjid Baiturrahman, dan pada awal masa revolusi kemerdekaan, dibentuk pula pasukan Sabilillah, yang kemudian bergabung dengan Tentara Keamanan Rakyat (TKR).

Source https://id.wikipedia.org/wiki/ https://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Baiturrahman_Sungayang
Comments
Loading...