Masjid Al-Raisiyah NTB

0 235

Lokasi Masjid Al-Raisiyah

Masjid Al-Raisiyah terletak di Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Prov. Nusa Tenggara Barat, Indonesia.

Masjid Al-Raisiyah

Masjid Al-Raisiyah atau lebih dikenal dengan sebutan Masjid Bengak berdiri kokoh diantara perkampungan warga di Sekarbela, Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Masjid yang dibangun diatas lahan seluas 10 hektar. merupakan peninggalan tokoh Islam bernama Gaus Abdul Razak yang hidup pada abad ke 17 Masehi.

Kata ‘Bengak” yang melekat pada nama masjid ini, dalam bahasa setempat berarti “heran”. Dalam perjalanan sejarah masjid ini disebutkan bahwa, pada masa awal penyebaran Islam di Kawasan tersebut merupakan daerah yang sulit untuk mendapatkan air bersih. Sampai suatu hari pada saat Gaus Abdul Razak sedang memimpin pengajian di masjid tersebut yang kala itu masih berupa bangunan yang sangat sederhana, tiba-tiba keluar air deras dari dalam tanah. Masyarakat ter “heran heran” dengan kejadian tersebut.  Keajaiban air yang berlimpah telah menyadarkan masyarakat setempat dan memeluk Islam.

Sejak berdiri, masjid tersebut sudah 4 kali direnovasi, Renovasi yang pertama dilakukan setelah Masjid terbakar akibat peperangan antara masyarakat Sekarbela yang menuntut kematian Tuan Guru Padang Reak dengan penguasa saat itu. Saat itu. Bentuk masjid Sekarbela berbentuk empat persegi dengan dinding bedek, atap rumbia, lantai tanah dan yang menjadi ciri khas adalah empat soko guru. Setelah kebakaran, Masjid dibangun kembali oleh TGH Mustafa dan TGH Moh. Toha. Bentuk Masjid masih sederhana dengan empat soko guru. Dari peninggalan yang ada yakni sebuah kaligrafi tertulis angka 1350 Hijriah.

Saat itu bangunan Masjid sudah lebih baik dari sebelumnya namun masih sederhana. Kemudian pada tahun 1890 M, atas prakarsa TGH M Rais, masjid direnovasi dengan memanfaatkan atap dari genteng. Jamaah yang semakin banyak menginspirasikan penerus selanjutnya, yakni TGH Muktamat Rais anak dari TGH Muhamaad Rais, untuk membangun kembali Masjid pada tahun 1974 dengan kontruksi beton.

Source http://bujangmasjid.blogspot.co.id/ http://bujangmasjid.blogspot.co.id/2010/08/masjid-bengak-al-raisiyah-masjid-tertua.html
Comments
Loading...