Masjid Al Mubaarok Nganjuk

0 67

Lokasi Masjid Al Mubaarok

Masjid Al Mubaarok terletak di sisi barat Lapangan Berbek, dari Kota Nganjuk, Jawa Timur. 

Masjid Al Mubaarok

Masjid ini adalah merupakan salah satu masjid tertua di Daerah Nganjuk. Masjid Al Mubaarok didirikan pada Tahun 1745 M. Hal ini ditandai dengan Condrosengkala yang tertulis pada kanan dan kiri mihrab masjid yang berbunyi : Adege Masjid ing Toya Mirah sinengkalan. “Toto Caturing Pandito Hamadangi” (1745 M). Pada saat didirikan pertama kali, atapnya terbuat dari ijuk dan lantainya berupa katel (dibuat dari radukan tanah liat dan kapur), kerangka dari Kayu Jati dan khusus untuk atap antara usuk dan reng tanpa paku tetapi dinagel.

Pada masa pemerintahan Bupati Berbek pertama, KRT Sosrokoesoemo I (Kanjeng Jimat), Masjid ini dilengkapi dengan beberapa perangkat Mimbar, yang terbuat dari kayu jati. Di Mimbar ini terdapat tulisan Masjid ing Negari Toya Mirah. dilengkapi denganCondrosengkala. memakai huruf Arab dengan bahasa Jawa Bunyinya : “Ratu nitih Buto Murti” (1758 M).

Masjid yang semula temboknya belum diplester (lepo) ini kemudian pada tahun 1950 oleh KH. Dahlan (Penghulu Kabupaten Nganjuk) diperbaiki dan diplester (dilepo), lantainya ditegel dan atapnya yang semula sirap diganti genting.

Mulai bulan Agustus atas prakarsa LB. Moerdani, masjid yang masih peninggalan nenek moyangnya itu diadakan pemugaran dan penambahan bangunan. Pemugaran meliputi ruang induk 14 x 13,5 M, serambi 1 ukuran 14 x 9,5 M dan serambi 2 yang berukuran 14 x 5 m. Penambahan bangunan baru meliputi Menara Adzan setinggi 10 M, tempat wudhu ukuran 10 x 3 m, dan pagar depan sepanjang 35 M. Pemugaran dan penambahan bangunan ini selesai seluruhnya pada tanggal 5 Pebruari 1986, dan pada tanggal 7 Pebruari 1986 diresmikan penggunaannya oleh LB Moerdani yang didampingi oleh Menag H Munawir Saazdjali dan menpen H Harmoko.

Pendirian suatu tempat ibadah bagi seorang pejabat, apakah itu berupa masjid, gereja, pura, kuil dan tempat ibadah lainnya menunjukkan dan membuktikan bahwa pejabat yang bersangkutan sangat memperhatikan betapa pentingnya sarana peribadatan. Bangunan yang bersifat keagamaan, disamping berfungsi sebagai tempat ibadah, guna mengadakan hubungan dengan sang pencipta, juga berfungsi sebagai tempat untuk pembentukan watak, mempertebal keimanan bagi manusia yang taqwa manusia yang taat serta patuh terhadap hukum dan peraturan, baik hukum Agama maupun hukum pemerintahan duniawi. Itulah sebabnya, disetiap pusat pemerintahan, utamanya pemerintahan tingkat Kabupaten, biasanya kita temui sarana peribadatan yang cukup memadai. Apakah itu berupa masjid, gereja atau tempat ibadah agama lainnya. Demikian juga pembangunan Masjid A1 Mubarok di Kecamatan berbek ini tentu dibangun dengan maksud dan tujuan seperti tersebut diat 3.2. Wuiud Fisik Bangunan.

Bangunan Masjid Al Mubaarok ini berdiri diatas tanah yang cukup luas. Disamping bangunan masjid tersebut adabeberapa bangunan lainnya. Semula Masjid ini merupakan bangunan satu-satunya, namun dalam perkembangannya disekitar masjid didirikan beberapa bangunan sebagai pelengkapnya. Bahkan dibelakang masjid digunakan sebagai tempat pemakaman

Di Halaman depan, terdapat bangunan Yoni (salah satu kelengkapan upacara Hindu Kuno) yang sekarang difungsikan sebagai tempat untuk melihat dan menentukan waktu sholat (bencet). Disebelah kiri depan, didirikan bangunan untuk Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Berbek. Sebelah kiri agak ke depan, didirikan bangunan untuk Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) sistim al Barqi dan Madrasah Ibtidaiyah Nurul Iman. Didepannya agak kebarat terdapat menara masjid.

Di bagian tengah terdapat bangunan utama masjid. Semula bangunan ini terdiri dari 2 bagian, yaitu bagian ruangan utama masjid yang berukuran 14 x 14 m. Bangunan ini berdinding tembok dan beratap tumpang, dengan disangga empat tiang utama (soko guru) dari kayu. Didinding sisi barat terdapat ceruk (mihrab) tempat Imam memimpin sholat, dan didekat mihrab terdapat mimbar yang masih asli, peninggalan krt Sosrokoesoemo I. Dimimbar ini terdapat sinengkalan (Candra sengkala) berhuruf arab dengan bahasa Jawa^ yang dapat untuk menentukan kapan bangunan itu dibuat.

Source https://jawatimuran.wordpress.com/ https://jawatimuran.wordpress.com/2013/06/04/masjid-al-mubaarok-kabupaten-nganjuk/
Comments
Loading...