Masjid Al-Huda Kotamobagu

0 40

Masjid Al-Huda Kotamobagu

Masjid Al-Huda di Kopandakan Satu, Kecamatan Kotamobagu Selatan merupakan masjid tertua di Kotamobagu, Sulawesi Utara. Masjid ini dibangun zaman Kolonial Belanda pada Februari 1926. Sejarah yang masih bisa dilihat hinga sekarang yakni mimbar tempat imam (ketua salat) berdiri untuk memberi khutbah jumaat.

Mimbar berbahan kayu adow (sebutan warga lokal), hingga sekarang mimbar berukuran panjang satu meter, lebar 1,2 meter dan tinggi 2 meter itu masih berdiri kokoh serta dipergunakan umat masjid Al-Huda. Kondisi mimbar ini tidak berubah, terlihat dari kondisinya tidak berpori-pori lubang dimakan rayap. Catnya selalu diperbaharui, agar kelihatan indah dan menarik. Bangunan masjid Al-Huda ini selesai dibangun pada Maret 1928.

Konon arsitek yang membangun berasal dari Cina. Tahun 2000 pertama kali direnovasi, tepatnya tanggal 20 agustus 2000. Kondisi masjid Al-Huda sebelum direnovasi keseluruan berbahan kayu dengan ukuran awal 14 x 14 meter, bisa menampung 300 jemaah untuk salat. Bangunan telah berubah ukuran menjadi 17 x 17 meter, sekarang bisa menampung 500 jemaah.

Dahulu belum mengenal teknologi untuk mengumandangkan azan, Muazin (orang yang mengumandangkan azan) naik ke atas masjid menggunakan anak tangga lalu mengumandangkan azan tanpa pengeras suara.

“Meski kumandang azan tanpa pengeras suara, namun masyarakat banyak datang untuk melaksanakan salat berjamaah di masjid,” kata tokoh masyarakat Kopandakan Satu Marsidik Kadengkang (60).

Namun berkembangnya teknologi, dengan adanya pengeras suara, maka cara tersebut berangsur hilang.

Source http://manado.tribunnews.com http://manado.tribunnews.com/2018/05/24/masjid-tertua-di-kotamobagu-ini-berumur-92-tahunmimbarnya-jadi-bukti-sejarah-masih-terjaga?page=2
Comments
Loading...