situsbudaya.id

Masjid Agung Wolio Sulawesi Tenggara

0 52

Lokasi Masjid Agung Wolio

Masjid Al-Muqarrabin Syafyi Shaful Mu’min atau lebih dikenal dengan Masjid Agung Wolio adalah sebuah masjid bersejarah yang berlokasi di Kota Baubau, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara.

Masjid Agung Wolio

Masjid ini dibangun pada tahun 1712 oleh Sultan Sakiuddin Durul Alam Kesultanan Buton dan merupakan lambang kejayaan Islam pada masa itu. Para ahli meyakini Masjid ini adalah masjid tertua di Sulawesi Tenggara. Sejatinya ada masjid lain yang lebih tua dibangun pada masa Sultan pertama Buton, Kaimuddin Khalifatul Khamis (1427-1473).

Hanya masjid itu terbakar dalam perang saudara di Kesultanan Buton. Selanjutnya, Sultan Sakiuddin Darul Alam, yang memenangi perang tersebut membangun Masjid Agung Wolio untuk mengganti masjid yang terbakar. Masjid berusia lebih dari 300 tahun yang terletak di dalam bekas kompleks keraton Kesultanan Buton kini tetap dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Baubau dan Kabupaten Buton.

Masyarakat setempat percaya Masjid ini dibangun di atas pusena tanah (pusatnya bumi). Pusena tanah tersebut berupa pintu gua di bawah tanah yang berada tepat di belakang mihrab. Disebut pusena tanah karena dari gua konon terdengar suara azan dari Mekkah.

Namun cerita itu dibantah Imam Masjid Agung Wolio, La Ode Ikhwan. Lubang di masjid itu sebenarnya adalah pintu rahasia untuk menyelamatkan Sultan Buton jika diserang musuh. Di dalam lubang ada lima jalan rahasia ke sejumlah tempat di kompleks benteng. Salah satu jalan rahasia itu ada yang tembus ke selatan benteng. Ketika masjid ini direhabilitasi pertama pada masa Sultan Muhammad Hamidi pada 1930-an, pintu gua ditutup semen sehingga liangnya menjadi kecil dan sebesar bola kaki. Agar tak menimbulkan persepsi lain dari masyarakat, lubang ditutup dan di atasnya dibuat tempat imam memimpin salat.

Source https://id.wikipedia.org/wiki/ https://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Agung_Wolio
Comments
Loading...