Makam Tuanku Indomo Sumatera Barat

0 101

Lokasi Makam Tuanku Indomo

Makam Tuanku Indomo terletak di Saruaso, Tanjung Emas, Tanah Datar, Sumatera Barat.

Makam Tuanku Indomo

Melihat makam Tuanku Indomo ini berdasarkan tipologi nisannya bertarikh abad ke XVII masehi. Dalam Disertasi Ottman Yatim dengan judul Batu Aceh dan Disertasi Prof Dr. Herwandi masih masalah nisan yang dibahas. Masukan nisan Tuanku Indomo ini sebagai tipologi nisan Aceh. Kompleks makam ini terdiri dari 20 buah makam dan dipagar dengan tembok keliling dari susunan batu kali. Kompleks makam Indomo ini terbuat dari andesit. Jirat makam semuanya terbuat dari susunan batu kali dengan nisan-nisan tipe Tanah Datar yaitu bentuk pipih seperti hulu keris untuk nisan wanita, dan bentuk nisan seperti “phallus”(alat kelamin Laki-laki) untuk nisan laki-laki.

Makam Indomo jiratnya berupa tembok keliling berplester semen dengan ukuran panjang 300 cm, lebar 154 cm, tinggi 105 cm, dan tebal tembok 25 cm. Nisannya terbuat dari batu andesit, nisan hanya satu buah di bagian kepala dan ditempatkan di luar jirat tembok, berbentuk phallus berhias keris. Nisan ini berukuran tinggi 130 cm dengan diameternya 36 cm. Dengan Phallus menandakan strata sosial orang yang dimakamkan. Tradisi membuat alat kelamin dalam peradapan manusia tidak berasal dari masa Islam. Pada masa Prasejarah juga dipersonifikasikan dalam bentuk menhir.

Tradisi menhir di Sumatera Barat bisa kita lihat di daearah 50 koto. Tanah Datar dan tempat lai di Sumatera Barat. Dengan bentuk menhir yang bengkok sering ditamsilkan dengan tabiat orang yang negatif orang Minangkabau, “ Takurung indak di lua ta himpik indak di ateh” (terkurung ingin di luar dan terhimpit hendak diatas) atau disebut padang bengkok. Kemudian budaya masa prasejarah ini berlanjut pada masa Hindu Budha yaitu Lingga Yoni, Lingga merupakan manisfetasi alat kelamin laki-laki dan yoni merupakan manisfetasi alat kelamin wanita.

Phallus ini merupakan lambang kesuburan manusia. Bentuk Nisan yang ditanamkan sebagai simbol sosial yang tinggi pada masyarakat. Tuanku Indomo merupakan tokoh yang hebat maka bentuk Nisan kuburnya juga unik dan fenomenal bentuknya dengan nisa-nisan lain yang ada dikompleks makam Tuanku Indomo. Disisi lain bentuk nisan yang dibuat melanggar sebuah tatan agama Islam yaitu tidak boleh memberikan pandangan atau penglihatan mata kepada hal yang tidak baik, tetapi karena Islam itu toleran dan memakai konsep budaya lain dalam sistem kehidupan umat Islam.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/ https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/2018/02/08/makam-tuanku-indomo/
Comments
Loading...