Makam Syekh Burhanuddin Padang Pariaman

0 27

Makam Syekh Burhanuddin

Makam ini merupakan tempat dikuburkannya Syekh Burhanuddin, salah seorang penyebar dan tokoh agama Islam awal di Sumatera Barat. Syech Burhanuddin adalah seorang ulama yang menjadi tokoh penyebar agama Islam di Sumatera Barat. Beliau lahir pada hari selasa 17 Safar 1026 H. pada waktu usia muda ia belajar agama pada ulama besar bernama Tuanku Yahyudin yang dikenal dengan Syech Madinah, seorang pedagang dari Hadramaut, yang juga sebagai murid dari Syech Ahmad Qushashi dari Madinah al-Munawarah. Dalam usahanya mendalam mendalami syariat agam Islam, Syech Burhanuddin belajar kepada Syech Abdurrauf al-Fansuri di Singkel yang lebih dikenal dengan nama Teungku Syiah Kuala di Aceh.

Beliau masih kakak kelas dengan Syeck Madinah. Kemudian Syech Burhanuddin mendalami agama di bidang Tasawuf yang bernama Thariqat Syatariyah, ilmu Tasawuf yang dikembangkan oleh Imam Kasthari. Pada bulan safar 1066 H beliau kembali ke kampong halaman dan mendirikan Surau di Tanjung Medan yang sekarang terkenal dengan sebutan Surau Gadang Syech Burhanuddin. Beliau telah berhasil mengembangkan agam Islam di kalangan masyarakat Sumatera bagian tengah dan pengaruhnya paling besar di kalangan masyarakat pedalaman.

Pada 10 Safar 1111 H (20 Juni 1704 M) beliau wafat dalam usia 84 tahun dan dimakamkan dalam kkompleks Makam Syech Burhanuddin di Ulakan. Sampai akhir hayatnya beliau tidak beristri7, sehingga kompleks makam ini berisi para murid dan para khalifahnya. Dalam meneruskan ajaran yang dikembangkan oleh beliau, diangkatlah seorang khalifah” yang dipilih , melalui musyawarah dan mufakat diantara murid-murid Syekh Burhanuddin. Tradisi tersebut masih berlangsung sampai sekarang. Khalifah sekarang adalah khalifah ke-16 yaitu Syahrillutan Tuanku Kuning. Sampai sekarang kompleks makam.

Makam Syekh Burhanuddin berada dalam sebuah gobah (cungkup makam) terbuat dari bata berplester dari keramik dan dipagari dari besi. Ukuran cungkup ini lebar 450 cm, panjang 500 cm, dan tingginya 200 cm. Dalam cungkup ini terdapat 3 (tiga) buah makam yaitu sisi timur makam Syech Abdurrahman (merupakan murid dan khalifah pertama pengganti Syech Burhanuddin, Syech Abdurrahman juga merupakan kakek dari Syech Bintungan Tinggi), sisi barat makam Syech Majolelo (salah satu murid Syech Burhanuddin), sementara makam Syech Burhanuddin berada di tengah-tengah.

Masing-masing jirat berukuran panjang 210 cm dan lebar 110 cm, letak ketiga makam ini berhimpitan. Jirat makam Syech Burhanuddin seluruh pinggirnya telah diberi keramik, nisan makam terbuat dari batu kali dengan pengerjaan yang sangat sederhana hanya dibentuk balok dengan pengerjaan yang kasar. ukuran nisan kepala lebar 14 cm, tinggi 50 cm, dan tebal 12 cm. sedangkan ukuran nisan kaki lebar 17 cm, tinggi 40 cm dan tebal 10 cm. Di sisi utara jirat terdapat inskripsi dalam bahasa dan tulisan arab tentang tanggal wafatnya Syech Burhanuddin yaitu 10 Safar 1111 H (20 Juni 1704 M).

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kabupaten-Padang-Pariaman.pdf
Comments
Loading...