Makam Syeikh Magelung Sakti Cirebon

0 88

Makam Syeikh Magelung Sakti

Lokasi Makam Syeikh Magelung Sakti alias Syarif Syam alias Pangeran Soka Berada Di Desa Karangkendal Kec Kapetakan Kab Cirebon Jawa barat. Menurut Cerita Konon Beliau Syeikh Magelung Sakti berasal dari negeri Syam (Syria), hingga kemudian beliau juga dikenal dengan sebutan Syarif Syam. Beliau putra dari Sayyid Abdurrahman Ar rumi bin Sayyid Ahmad bin Sayyid Barakat zainul Alam

Semasa hidupnya Konon Syarif Syam dikenal sebagai seorang Tokoh yang sakti mandraguna Beliau juga memiliki rambut yang sangat panjang, hingga menyentuh tanah, oleh karenanya Beliau lebih sering mengikat rambutnya (di gelung/ bhs jawa ) Sehingga kemudian beliau lebih dikenal dengan sebutan Syekh Magelung (Syeikh dengan rambut yang tergelung).

Syarif Syam memiliki rambut yang sangat panjang dan rambutnya Tersebut konon tidak mampu dipotong dengan apapun dan oleh siapapun. Karenanya itu kemudian Beliau berkelana dari satu tempat ke tempat lain untuk mencari seseorang siapa yang sekiranya sanggup untuk memotong rambut panjangnya itu.
Jika ia berhasil menemukannya dan mampu utk memotong rambutnya ,
orang tersebut akan diangkat sebagai gurunya. Hingga akhirnya beliau kemudian tiba di Tanah Jawa, tepatnya di Wilayah Cirebon.

Konon, Syarif Syam datang di pantai utara Cirebon mencari seorang guru ,
Yang sesuai dengan petunjuk/Isyarah yg Beliau dapat
yaitu salah satu seorang waliyullah di daerah Cirebon. Dan di sinilah beliau bertemu dengan seorang tua yang sanggup dengan mudahnya memotong rambut panjangnya itu.
Orang itu tak lain adalah KANJENG SUNAN GUNUNG JATI.
Syarif Syam pun dengan Sangat bergembira yg  kemudian beliau menjadi murid dari SUNAN GUNUNG JATI, dan namanya pun berubah menjadi Pangeran Soka (konon asal dari kata suka). Tempat dimana rambut Syarif Syam berhasil dipotong tersebut kemudian diberinama Karanggetas.

Setelah berguru kepada Kanjeng Sunan Gunung Jati di Cirebon, Syarif Syam alias Syekh Magelung Sakti diberi tugas untuk Menyebarkan dan mengembangkan ajaran Islam di wilayah utara. Beliupun kemudian tinggal di Karangkendal, Kapetakan, sekitar 19 km sebelah utara Cirebon, hingga akhir hayatnya dan disemayamkan di wilayah tersebut hingga kemudian beliau juga lebih dikenal dengan sebutan Pangerang Karangkendal.

Source https://wisataspiritual1.blogspot.com https://wisataspiritual1.blogspot.com/2018/01/makam-syeikh-qurotul.html
Comments
Loading...