Makam Syeh Boddi

0 22

Makam Syeh Boddi

Makam Syeh Boddi berbentuk persegipanjang dengan satu batu nisan kayu yang sudah membatu atau sudah menjadi fosil kayu. Batu Nisan yang satunya berbentuk gada dengan ukiran dan dipenuhi dengan beberapa batu nisan kecil yang baru yang merupakan pemberian para pesiarah kubur . Batu nisan makam yang asli adalah Kayu yang telah menjadi fosil dan mempunyai ukuran panjang/ tinggi 15 cm, lebar 12 cm dengan warna dasar batu nisan kayu tersebut coklat tua dan batu nisan yang satunya berwarna hitam  abu-abu dan mewakili masa gaya Islam,sedangkan badan makam tersebut berukuran panjang 130 cm dan lebar 60 cm .

Batu nisan terbuat terbuat dari  batu padas dan belum mengalami peubahan. Letak makam tersebut  menghadap dari utara ke selatan dan makam tersebut terletak di dalam komplek pemakaman BakiE, Rijang Baking Rappang  yang terletak di Kel. Rappang  disebelah timur kota Rappang  Kec. Panca Rijang kab. Sidenreng Rappang Propinsi Sulawesi-Selatan dengan titik koordinat S 03. 50. 672, E 119. 49. 392 dengaan elevasi 45 meter di atas permukaan laut dan berada di dalam areal seluas kurang lebih 2 hektar.

Syeh Boddi  adalah seorang Ulama/ Muballig dikenal juga sebagai Tuanta Rappang atau Puatta Syehe yang kemudian bermukim di Rappang tepatnya di Boddi Mario, Beliau adalah salah satu murid Syeh Yusuf yang melanjutkan syiar Islam dengan memberikan pelajaran kepada murid-muridnya, menanamkan aqidah dan tauhid di antara murid-muridnyasekitar abad ke-17. Beliau ya tulisnya yaitu Tawajjuh, Muraqabah, Muhadarah dan Mur’ayanah .

 Syeh Boddi selain sebagai penyiar Islam/ Muballiq juga seorang pejuang dalam melawan pemerintahan kompeni Belanda. menurut cerita masyarakat Syeh Sahabuddin atau Syeh Boddi menetap dan tinggal di daerah yang sekarang bernama Boddi di sebelah utara kota Rappang yang dahulu merupakan danau atau seperti waduk yang terhampar luas dan kemudian beliau mendirikan rumah di atas air/ waduk tersebut, kondisinya sekarang bekas danau atau hamparan air tersebut berubah menjadi lahan persawahan yang subur.

Masa akhir hayatnya beliau di makamkan di Rappang /Alle Gettae dan kemudian dipindahkan ke Gowa oleh Kompeni Belanda dan menurut kabar makam beliau berada di sekitar makam Syeh Yusuf di Katangka Gowa, kemudian kain kafannya di kuburkan di perkuburan Rijang Baking Rappang

Source http://cagar-budaya-sidrap.blogspot.com http://cagar-budaya-sidrap.blogspot.com/search?updated-max=2016-09-30T08:51:00-07:00&max-results=1&start=7&by-date=false
Comments
Loading...