Makam Syarif Muhammad (Tuanku Ketek) Pasaman Barat

0 13

Makam Syarif Muhammad (Tuanku Ketek)

Tokoh yang dimakamkan bernama Syarif Muhammad gelar Tuanku Ketek/Tuanku Lapeh yang wafat pada tanggal 9 Oktober 1920. Syarif Muhammad berdasarkan tuturan dari beberapa sejarawan lokal dianggap sebagai Kepala Lareh Air Bangis. Dahulunya Syarif Muhammad merupakan staf ahli dari Raja Air Bangis. Syarif Muhammad juga dianggap sebagai ulama yang turut pula menyebarkan agama di Air Bangis.

Makam Syarif Muhammad merupakan salah satu tipikal dugaan cagar budaya yang berciri Islam di Air Bangih. Pada lokasi ini terdapat 2 buah makam. Ada pun makam kedua itu tidak diketahui makam siapa, namun oleh masyarakat dipercaya sebagai keluarga Raja Air Bangih sebagaimana halnya Syarif Muhammad. Syarif Muhammad juga merupakan staf ahli dari Raja Air Bangis. Makam Syarif Muhammad berada di sisi baratdaya dari Masjid Nurul Yaqin, berseblahan dengan mihrab masjid. Makam berada dalam pagar tembok beton yang dengan ukuran panjang 3,25 m lebar 3,10 m, tebal 20 cm. Makam Syarif Muhammad memiliki panjang 1,80 m, tanpa jirat dengan orientasi nisan sudah U-S (Islam). Nisan makam sudah berbahan semen yang dilapisi dengan batu-batu alam, dengan bentuk nisan tipe Aceh. Nisan kepala memiliki ukuran tinggi 40 cm, lebar 20-25 cm, sedangkan nisan kaki memiliki 34 ukuran tinggi 76 cm dan lebar 20-25 cm. Pada badan nisan terdapat tulisan yang isinya : Syarif Muhammad Gelar Tuanku Ketek Tuanku Lapeh Wafat 9-10-1920. Di sebelah makam Syarif Muhammad terdapat pula makam kuna yang belum diketahui identitas tokoh yang dimakamkan. Kemungkinan makam kuno tersebut, masih berkaitan darah dengan Syarif Muhammad. Makam memiliki ukuran panjang 165 cm, tanpa jirat dengan nisan makam U-S. Nisan makam terbuat dari semen yang dibentuk menyerupai nisan Aceh. Pada bagia atas membentuk seperti kepala kerbau, pada bagian tengah terdapat motif hias berbentuk tumpal, setengah lingkaran dan suluran.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kabupaten-Pasaman-Barat.pdf
Comments
Loading...