Makam Sunan Bungkul Surabaya

0 63

Makam Sunan Bungkul

Di bagian belakang area Taman Bungkul di Jl. Darmo terdapat bangunan cagar budaya berupa situs Makam Sunan Bungkul. Beliau, pejuang Agama Islam di Kota Surabaya, Beliau bernama Syech Macmuddin yang biasa dengan sebutan Ki Ageng Bungkul, atau Sunan bungkul. Nama taman bungkul sendiri di ambil dari nama beliau.

Dalam komplek Makam Bungkul ini terdapat sekitar 50 makam. Selain makam Mbah Bungkul sendiri di komplek ini juga terdapat makam Nyai Ageng Bungkul (Istri Mbah Bungkul), Mbah Conggrono (sahabat Mbah Bungkul), beserta kerabat dan pengikutnya. Pada hari tertentu pesarean ini ramai juga dikunjungi peziarah dari dalam kota, maupun dari luar kota surabaya.

Sosok mbah bungkul bernama asli Ki ageng Supo. Beliau Putra Pembesar Majapahit yang bernama Tumenggung Supadiriyo. Ki supo di Islamkan oleh Sunan Kalijaga. Setelah masuk agama Islam berganti nama sebutan Ki Ageng Mahmudi.

Dia memiliki kemampuan membuat keris dan sering berkelana. Saat singgah di kawasan bungkul, Beliau membantu Sunan Raden Rahmat, atau Sunan Ampel dalam menyebarkan Agama Islam di pulau jawa.

Karena berada dikawasan bungkul dan dekat Sunan Ampel Ki Supo dianugrahi dan terkenal Sebagai Sunan Bungkul. Saat ini kampung Bungkul sudah hilang dari kota surabaya sejak zaman belanda.

Meskipun nama Sunan Bungkul tidak masuk dalam sembilan wali, beliau adalah sunan tertua di tanah jawa, selain Sunan Ampel.
Posisi Sunan Bungkul sebagai penyiar agama Islam sejajar dengan tokoh perjuang Islam tingkat Lokal seperti Syeh Abdul Muhyi di Tasikmalaya, Jawa Barat. Sunan Gesang di Magelang, Sunan Tembayat di Klaten, Sunan Panggung di Tegal Jawa Tengah, Sunan Prapen di Gresik. Dan Wali lokal lainya di Nusantara.

Source https://pesonacagarbudayasurabaya.wordpress.com https://pesonacagarbudayasurabaya.wordpress.com/2014/09/07/makam-sunan-bungkul/
Comments
Loading...