Makam Sultan Daik Mahmudsyah III Kab. Lingga

0 21

Makam Sultan Daik Mahmudsyah III

Tokoh sentral yang terdapat pada Kompleks Makam Sultan Lingga adalah Sultan Mahmud Riayat Syah III, beliau adalah Sultan Kerajaan Melayu Johor-Pahang-Riau- Lingga yang memerintah pada tahun 1761-1812. Makam beliau terletak di dalam halaman sisi barat dari masjid, selain memiliki pagar yang terbuat dari kombinasi antara susunan bata dengan coran beton, makam Sultan mahmud Riayat Syah telah diberi pagar tembok yang di dalamnya hanya makam beliau saja.

Makam Sultan Mahmud Riayat Syah III terdiri dari jirat dan nisan. Jirat makam Sultan Mahmud Riayat Syah III terbuat dari batu lempeng dengan bahan granit, saat ini jirat tersebut diberi pewarna dengan warna kuning. Tidak ada hiasan melekat pada jirat makam Sultan Mahmud Riayat Syah III. Di dalam jirat tersebut, tepatnya pada permukaan makam Sultan Mahmud Riayat Syah ditutupi oleh pasir. Jirat dari makam Sultan Mahmud Riayat Syah III memang tidak memiliki keistimewaan sebagaimana kebanyakan dari makammakam seorang sultan atau raja yang biasanya memiliki motif hias yang raya sebagai penanda akan kebesaran seorang raja.

Nisan dari makam ini berbentuk silinder, berdasarkan klasifikasi nisan yang dibuat oleh Othman Yatim, maka nisan Sultan Mahmud Riayat Syah adalah salah satu varian dari nisan tipe Aceh. Dan berdasarkan analisisnya pula bahwa tipe nisan seperti ini adalah tipe nisan yang berkembang atau banyak digunakan pada kisaran abad ke-18 M. Bagian kepala dari nisan makam Sultan Mahmud Riayat Syah III memiliki bentuk seperti buah jambu, di bawah bagian kepala nisan terdapat bagian bahu yang memiliki profil dengan bentuk setengah lingkaran. Bagian tubuh dari nisan tidak memiliki ukiran, memanjang dari atas yang berbatasan dengan bahu hingga ke bawah yang berbatasan dengan bagian kaki, bbentuknya adalah silinder yang polos. Pada bagian badan agak ke bawah (sebut saja pinggang) terdapat bagian profil setengah lingkaran yang mengeliling. Bagian kaki nisan memiliki ukuran diameter lebih besar dari bagian tubuh, namun memiliki ukuran diameter yang sama dengan bagian bahu nisan.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kabupaten-Lingga.pdf
Comments
Loading...