Makam Siti Laut Riau

0 59

Lokasi Makam Siti Laut

Makam Siti Laut terletak di Jalan Teduh, yakni sekitar 3km dari pusat Kota Dumai di sebelah barat, Riau.

Makam Siti Laut

Makam Siti Laut menjadi salah satu situs sejarah penting yang ada di Kota Dumai. Tak heran jika situs ini masuk dalam peta wisata pemerintah Kota Dumai. Sebuah bangunan makam dengan atap berwarna merah bata dan tiang batu berwarna putih ini dikelilingi semak dan pepohonan. Sekilas nampak seperti pemakaman biasa. Namun di tempat ini banyak para pengunjung yang ingin membuktikan langsung sejarah salah satu kerajaan yang ada di Dumai.

Sejarah Siti Laut dimulai dari kisah yang terjadi di sebuah kerajaan kecil yang ada di kawasan Muara Takus, Kampar. Di daerah ini ada sebuah negeri kecil yang diberi nama Durian Bertakuk Raja. Dipimpin oleh seorang raja dengan para pengikutnya yang setia. Suatu ketika, sang raja membuat sebuah kapal atau lancang besar hingga memakan waktu selama tiga purnama. Saat lancang tersebut selesai dibuat, seluruh rakyat secara bersama-sama mendorong lancang tersebut ke tepian sungai, namun sama sekali lancang tersebut tak bergerak. Tak ada tanda-tanda lancang tersebut akan bergerak dari galangannya. Orang-orang memberitahukan hal itu kepada raja, hingga raja pun berpikir keras untuk mengatasi masalah tersebut.

Perdana Menteri kerajaan memberi usul kepada raja untuk mengumpulkan para ahli nujum guna dimintai keterangan terkait apa yang terjadi dengan lancang besar tersebut. Lalu dikumpulkan lah para ahli nujum di istana. Mereka mengatakan kepada raja, lancang tersebut hanya bisa digerakkan jika galangannya adalah seorang perempuan hamil pada kehamilan yang pertama. Permintaan sulit yang membuat raja bingung, namun raja tetap mengumumkan hal tersebut pada seluruh rakyatnya, barang siapa yang bisa menjadi galang lancang dengan syarat yang telah ditentukan, maka raja akan memberikan lancang tersebut pada yang bersangkutan.

Source http://www.riaumagz.com http://www.riaumagz.com/2017/10/makam-siti-laut-wissata-kota-dumai.html
Comments
Loading...