Makam Rajo Darah Putih Kampar

0 3

Makam Rajo Darah Putih

Makam Rajo Darah Putih terletak di sebelah Tenggara makam Raja-raja Gunung Sahilan. Lokasi makam terletak di atas bukit dan berjarak sekitar 50 m arah barat Puskesmas Gunung Sahilan. Secara umum makam dalam areal makam terdapat dua buah makam yang terdapat dalam satu jirat. Menurut keterangan yang diyakini oleh masyarakat, kedua makam tersebut merupakan makam anak yang sangat mirip bentuknya (kembar). Yang satu merupakan anak raja yang memiliki darah putih dan satu lagi merupakan anak dari rakyat biasa. Kedua anak ini sangat sulit untuk dibedakan antara satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu sewaktu wafat keduanya dimakam dalam satu jirat. Untuk membedakan masing-masing kedua makam ini dapat dilihat dari ukiran yang terdapat pada nisan nisan, satu yang berukiran merupakan nisan anak raja dan satunya lagi yang tanpa ukiran merupakan nisan dari anak rakyat biasa.

Situs berada dalam areal perkebunan/semak belukar di sebelah barat Puskesmas Gunung Sahilan. Secara umum dalam bangunan makam (jirat) terdapat dua buah makam yang saling berdampingan/berpasangan. Luas keseluruhan makam adalah 1 m x 2,8 m. Jarak antar nisan adalah 1,5 m. Secara umum nisan terbuat dari batu andesit dengan ukuran tinggi yang relatif sama yakni tinggi 50 cm dari permukaan tanah dan lebar 15 cm pada bagian tengah dan pada pada bagian ujungnya 5 cm. yang membedakan diantara nisan ini hanyalah ukiran pada masingmasing makam.

Nisan yang berada di sebelah barat berukir indah, sedang nisan sebelah timur tanpa ukiran. Menurut informasi masyarakat, nisan yang berukir adalah nisan Rajo Darah Putih, dan nisan yang tidak berukiran merupakan nisan anak dari rakyat biasa yang mirip dengan Rajo darah Putih. Pada tahun 2017, makam telah dibuat jirat dari tembok dan dicat cokelat pada permukaannya. Pada jirat makam dibuat sejumlah 24 ornamen timbul dan inskripsi kaligrafi menghiasi keliling makam. Pada areal makam sudah dilakukan pemagaran bata sekeliling dengan ukuran pagar dalam 5,68 m x 3,75 m dan jalan masuk 2,15 m x 1 m. Lantai di dalam pagar pun terlihat sudah disemen.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.idhttps://kebudayaan.kemdikbud.go.idhttps://kebudayaan.kemdikbud.go.idhttps://kebudayaan.kemdikbud.go.idhttps://kebudayaan.kemdikbud.go.idhttps://kebudayaan.kemdikbud.go.idhttps://kebudayaan.kemdikbud.go.idhttps://kebudayaan.kemdikbud.go.idhttps://kebudayaan.kemdikbud.go.idhttps://kebudayaan.kemdikbud.go.idhttps://kebudayaan.kemdikbud.go.idhttps://kebudayaan.kemdikbud.go.idhttps://kebudayaan.kemdikbud.go.idhttps://kebudayaan.kemdikbud.go.idhttps://kebudayaan.kemdikbud.go.idhttps://kebudayaan.kemdikbud.go.idhttps://kebudayaan.kemdikbud.go.idhttps://kebudayaan.kemdikbud.go.idhttps://kebudayaan.kemdikbud.go.idhttps://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kampar-BPCB.pdfhttps://kebudayaan.kemdikbud.go.id
Comments
Loading...