Makam Panembahan Rama Klaten

0 185

Makam Panembahan Rama

Makam Panembahan Rama merupakan salah satu wisata religi atau wisata ziarah di kabupaten Klaten. Keberadaan makam ini sedikit tersembunyi diantara pemukiman penduduk di daerah Wedi Klaten. Makam Panembahan Rama terletak di Desa Kajoran, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Panembahan Rama sendiri erat kaitannya dengan Kasultanan Mataram, Kasultanan Pajang, dan kasunanan Surakarta.

Asal – Usul Panembahan Rama

Menurut cerita, asal usul Panembahan Rama merupakan keturunan dari kesultanan Pajang. Raden Kajoran (Raden Kajoran Ambalik) yang disebut juga Pangeran Rama atau Panembahan Kajoran atau Kyai Kajoran merupakan seorang ulama terkemuka dari Kajoran. Keluarga Kajoran ini mempunyai pengaruh besar dan punya hubungan perkawinan dengan Keraton Mataram.

Dalam sejarahnya, Raden Kajoran menghimpun kekuatan untuk menghancurkan Sunan Amangkurat I. Raden Kajoran dalam menghimpun kekuatan tersebut dibantu oleh Pangeran Purbaya, Adipati Anom, Trunojoyo (Menantu dari Raden Kajoran), Kraeng Galesung (Menantu dari Trunojoyo) yang juga pemimpin pelarian Makasar di Demang-Basuki serta dibantu oleh sebagian prajurit mataram yang membelot untuk mengadakan serangan ke Kraton Mataram. Dalam pemberontakan Trunojoyo, Panembahan Rama terbunuh dan jasadnya dikebumikan di kompleks makam ini.

Bangunan Panembahan Rama

Makam Panembahan Rama

Bangunan tersebut dikelilingi oleh makam-makam tua yang tidak diketahui identitasnya karena tidak terdapat papan nama makam siapa dan hanya berupa susunan batu yang disusun beberapa lapis. Pagar dan bangunan tersebut tampak baru dan terdapat papan bertuliskan “Bangunan cagar budaya” berikut tahun pemugarannya. Pintu masuk menuju ke dalam makam Panembahan Rama ditutup, mungkin tidak sembarangan orang boleh masuk dan harus meminta izin dulu kepada penjaga makam. Samping bangunan pagar, terdapat batuan yang berbentuk kotak hitam yang diatasnya terdapat bekas sesaji yang bernama Batu Gilang (Watu Gilang).

Di dekat Batu Gilang terdapat sebuah sendang yang telah dibuat menjadi pemandian. Konon di malam jumat juga digunakan sebagai sarana ritual gaib yaitu “tapa kungkum“. Kondisi sendang ini cukup terawat dan bersih. Namun sepertinya tidak ada atau jarang memanfaatkan sumber air dari tempat ini karena ketersediaan air di daerah sekitar makam Panembahan Rama ini cukup melimpah

Source Makam Panembahan Romo Klaten
Comments
Loading...