Makam Ki Ageng Gribig Kota Malang

0 139

Lokasi Makam Ki Ageng Gribig

Makam Ki Ageng Gribig terletak di Keca­matan Kedung Kandang, Kota Malang, Jawa Timur.

Makam Ki Ageng Gribig

 Makam Ki Ageng Gribig ada di daerah mereka. Tepat­nya di sebuah kampung yang namanya juga mengambil nama tokoh tersebut; Jalan Ki Ageng Gribig Gang II. Makam yang diyakini sebagai perisitirahatan terakhirnya, berada dalam satu komplek dengan makam beberapa bupati Malang tempo dulu.

Seperti makam di Jatinom, ma­kam Ki Ageng Gribig di Kedung Kan­dang ini juga sangat dikeramatkan. Pada malam-malam tertentu, teruta ma malam Jum’at Legi, selalu saja ada peziarah yang meramaikan makamnya. Berbagai macam berkah tentu mereka harapkan, mulai keselamatan, penglarisari, gampang rejeki, hingga kebahagiaan lahir batin.

Beberapa waktu lalu, banyak pula orang yang datang ke makam ini untuk berburu pusaka. Berbagai pusaka memang diyakini banyak tersimpan di makam yang lokasinya tidak jauh dari Perumnas Sawojajar, Kota Malang ini. “Pernah ada yang berbasil mengambil keris di sini, Mas,” ungkap Thoyibi (84), juru kunci makam.

Menurut laki-laki yang sudah menjadi juru kunci sejak 1951 tersebut, tidak diketahui pasti apakah sekarang masih terdapat pusaka-pusaka lainnya. Satu yang pasti, Makam Ki Ageng Gribig tetap dikunjungi pe­ziarah saat malam-malam utama dalam kepercayaan Jawa. Termasuk oleh mereka yang sedang memburu karir atau jabatan pemerintahan. “Beberapa bupati pernah sowan ke sini saat masa pencalonan mereka,” kata Thoyibi.

Kedatangan mereka bisa jadi karena adanya makam-makam bupa­ti Malang terdahulu di komplek ma­kam ini. Di sini para calon pejabat tersebut memang tidak hanya berziarah ke makam Ki Ageng Gribig, tapi juga ke pusara para bupati. Bupati-bupati Malang tempo dulu terse­but adalah RAA. Notodiningrat (bu­pati I dan II), serta RTA. Notodining­rat (bupati III).

Masing-masing makam bupati tersebut dilindungi oleh cungkup berbentuk bangunan yang sangat kokoh. Di dalam setiap cungkup terdapat pu­la puluhan makam kerabat para bu­pati tersebut. Dalam papan putih yang terdapat di dekat pintu masuk cungkup bupati pertama misalnya, tertulis “Makam RAA Notodiningrat Bupati Malang Ke I Serta 25 Makam Kerabat Terdekat”.

Makam Ki Ageng Gribig juga di­lindungi bangunan cungkup meski ukurannya tak sebesar 3 makam bupati. Di dalamnya pun hanya terda­pat 2 makam, dirinya dan istri. Berbeda dengan makam para bupati dan makam-makam lainnya, makam suami istri ini tidak bernisan. Hanya berupa dua gundukan tanah, dengan timbunan bunga-bunga di atasnya dalam naungan kelambu warna putih.

Source https://jawatimuran.wordpress.com/ https://jawatimuran.wordpress.com/2013/04/11/makam-ki-ageng-gribig-kota-malang/
Comments
Loading...