Makam Kahar Rokan Hulu

0 14

Makam Kahar

Kerajaan Tambusai merupakan salah satu kerajaan Melayu di wilayah Rokan Hulu. Raja-raja Kerajaan Tambusai ini masih memiliki tali persaudaraan dengan Raja-raja dari Kerajaan Rambah, dimana Kerajaan Tambusai merupakan cikal bakal Kerajaan Rambah. Secara umum lokasi ini merupakan kompleks pemakaman dari Raja-raja Tambusai. Dari sekian banyaknya makam yang ada di kompleks pemakaman ini, ketokohan yang bisa diketahui oleh masyarakat hanya makam Tengku Kahar gelar T. H.Mohamad Sutan Ningat T. Acman. Oleh karena penamaan kompleks makam ini dinamai Makam Kahar/Raja Tambusai. Makam ini berada dalam lahan yang merupakan kompleks pemakaman umum. Pemakaman ini hingga sekarang masih difungsikan sebagai pemakaman umum untuk masyarakat sekitar benteng. Makam ini berbentuk gundukan tanah setinggi kurang lebih 1,5 m.

Di gundukan tersebut terdapat 2 makam yaitu makam Raja Kahar dan makam yang belum dapat diketahui dengan pasti keberadaan tokoh yang dimakamkan. Makam sudah dapat dikatakan sebagai makam Islam, terlihat dari orientasi nisan makam yang sudah U-S, yang berarti sudah menghadap kiblat. Luas gundukan tanah yang menjadi jirat makam kurang lebih 4 m x 4 m. Sedangkan, ukuran dan makam adalah 2 m x 1,5 m. Nisan makam terbuat dari batu granit berwarna abu-abu kehitaman. Nisan sudah mengalami pengolahan, berjenis nisan tipe Aceh berbentuk seperti “piala” yang menandakan yang dimakamkan berjenis kelami laki-laki. Pada nisan bagian kepala terdapat tulisan arab melayu yang bacaannya Kahar, yang berarti penanda bahwa tokoh yang makamkan adalah bernama Kahar. Dalam data sejarah nama Kahar lebih dikenal Maruhun Qahar yang merupakan salah satu Raja Kerajaan Tambusai yang di Dalu-Dalu pada abad ke-XVI Masehi.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Rokan-Hulu-BPCB.pdf
Comments
Loading...