Makam Jenderal Demmeni Payakumbuh

0 30

Makam Jenderal Demmeni

Makam Belanda (Kerkhof) yang terletak di Kel. Labuh Baru ini merupakan salah bukti keberadaan/eksistensi kolonial Belanda di Payakumbuh. Namun bukti sejarah ini sudah hampir hilang. Sekarang pada kompleks makam hanya tinggal satu buah tugu peringatan saja. Kompleks pemakaman ini sudah beralih fungsi menjadi SMP Raudhatul Jannah. SMP ini dibangun sekitar tahun 1995 dengan membongkar semua makam yang terletak dalam arel tersebut (kecuali tugu).

Sisasisa tengkorak hasil pembongkaran dikumpulkan dalam karung lalu diletakan dalam septi tank sekolah. Tugu ini merupakan peringatan bagi Mayor Jenderal J.L.J.H. Pel, Demmeni yang tewas dalam peperangan di Aceh. Sebagai jasa-jasanya, maka Ratu Belanda menghadiahinya tanda jasa Willems-Orde. Makam Belanda (Kerkhof) yang terletak di Kel. Labuh Baru ini merupakan salah bukti keberadaan/eksistensi kolonial Belanda di Payakumbuh. Namun bukti sejarah ini sudah hampir hilang.

Sekarang pada kompleks makam hanya tinggal satu buah tugu peringatan saja. Kompleks pemakaman ini sudah beralih fungsi menjadi SMP Raudhatul Jannah. SMP ini dibangun sekitar tahun 1995 dengan membongkar semua makam yang terletak dalam arel tersebut (kecuali tugu). Sisasisa tengkorak hasil pembongkaran dikumpulkan dalam karung lalu diletakan dalam septi tank sekolah. Tugu ini merupakan peringatan bagi Mayor Jenderal J.L.J.H. Pel, Demmeni yang tewas dalam peperangan di Aceh. Sebagai jasa-jasanya, maka Ratu Belanda menghadiahinya tanda jasa Willems-Orde.

Secara keseluruhan bangunan yang masih tersisa pada kompleks makam ini hanya sebuah tugu beserta pagar keliling kompleks makam. Tugu terletak dalam areal lahan seluas 32 m x 60 m. Tugu terbuat dari semen berspesi dengan cat warna abu-abu yang terletak tepat pada pintu masuk halaman sekolah. Tugu berada pada alas berbentuk bujur sangkar (yang berfungsi juga sebagai tangga) dengan ukuran 2,4 m x 2,4 m. Tugu memiliki tinggi keseluruhan 2,5 m. Pada masing-masing sisi tugu terdapat inskripsi yang terbuat dari marmer warna putih berukuran 68 cm x 46 cm.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kota-Payakumbuh.pdf
Comments
Loading...