Makam Arung Palakka Gowa Sulawesi Selatan

0 777

Lokasi Makam Arung Palakka Gowa

Makam Arung Palakka Gowa terletak di Jalan Bonto Biraeng, Katangka, Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan 90221.

Makam Arung Palakka Gowa

Makam Arung Palakka berada di kelurahan yang sama dengan Makam Sultan Hasanudddin. Ia lahir pada hari Jumat, 15 September 1635, di sebuah desa yang bernama Lamotto, Mario-ri Wawo, Soppeng. Ayahnya bernama Lapattobune Aru Tana Tengga dan ibunya bernama We Tennisui, yang adalah puteri Raja Bone XII. Arung Palakka meninggal di Bontoala, sebuah desa di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, pada 6 April 1696.

Gerbang masuk Makam Arung Palakka terkunci ketika kami tiba. Memenuhi permintaan kami, seorang pria paruh baya melompati pagar makam untuk memberitahu penjaga makam. Beberapa menit kemudian seorang wanita muncul dan tanpa bertanya ia mengurai gembok, membuka pintu pagar, dan mempersilahkan kami masuk ke kompleks makam yang cukup luas itu.

Palakka pernah hidup dan menjadi seorang jagoan yang ditakuti dan malang melintang di Batavia sejak tahun 1660-an. Sebelumnya, ia bersama pengikutnya melarikan diri ke Batavia dari kekuasaan Sultan Hasanuddin di Makassar. Oleh VOC Palakka diberi daerah di pinggiran Kali Angke, hingga ia disebut To Angke atau orang Angke. Ketika tinggal di Batavia itu ia kemudian membangun persekutuan rahasia dengan Cornelis Janszoon Speelman dan seorang pria yang berasal dari Pulau Manipa, Ambon, bernama Kapiten Jonker. Secara bersama-sama mereka berhasil memegang kendali atas VOC, termasuk memegang monopoli perdagangan emas serta hasil bumi.

Cungkup Makam Arung Palakka ada di baris paling depan di kompleks makam ini, mungkin menandai posisinya yang penting diantara kubur lain. Bentuk cungkup kubur yang unik seperti itu belum pernah saya lihat sebelumnya. Makamnya ternyata berada dalam satu kompleks dengan tempat dimana disemayamkan tubuh mertua Sultan Hasanuddin.

Arung Palakka adalah orang yang memimpin penaklukan Sumatra dan menghancurkan perlawanan rakyat Minangkabau terhadap VOC. Kisahnya berawal pada tahun 1662, ketika dibuat Perjanjian Painan antara VOC dengan pemimpin Minangkabau di Padang yang bertujuan memonopoli perdagangan di pesisir Sumatera, termasuk monopoli emas Salido. Namun rakyat Minangkabau marah dan mengamuk pada tahun 1666, menewaskan Jacob Gruys, perwakilan VOC di Padang. Palakka pun dikirim VOC ke Minangkabau, dan bersama pasukannya ia berhasil mematahkan perlawanan rakyat Minangkabau dan menaklukkan seluruh pantai barat Sumatera, serta memutus hubungan antara Minangkabau dengan Aceh.

Source http://www.aroengbinang.com http://www.aroengbinang.com/2017/11/makam-arung-palakka-gowa.html
Comments
Loading...